LEMBAR BARU

23.50

PEREMPUAN NOVEMBER


Lembaranku telah sesak
Batu-batu ego berlomba memenuhi ruang
Gunung-gunung angkuh menumpahkan lahar
Seluruh hari adalah kelam

Mungkin aku perlu lembar baru
Yang belum tercoret kisah kelam atau lumpur duka
Biar kuundang gelatik melukis sayapnya disana
Lalu biru pantai memenuhi lembarannya

Mungkin aku perlu lembar baru
Lembar yang tak ada namamu disana.

Paling semangat kalau diajak jalan-jalan, apalagi kalau gratisan. Gemar fotographi meski lebih gemar lagi bernarsis ria. Suka cappuccino tapi lebih sering nge-teh

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

8 komentar

Write komentar
24 Maret 2015 00.09 delete

Seperti memerlukan lembar baru yang nantinya di isi dengan cerita baru tentang masa depan. Masa lalu di tutup rapat-rapat dalam lembaran lama.

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
26 Maret 2015 09.04 delete

iya mas, sudah saatnya menutup lembaran lama, dan mengganti dengan lembaran baru yang penuh semangat :)

Reply
avatar
Mas Almaliki
AUTHOR
29 Maret 2015 00.28 delete

ceritanya ini mau move on

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
29 Maret 2015 13.40 delete

ya begitulah kira-kira mas :)

Reply
avatar
1 April 2015 12.20 delete

lembar baru perlu namun lembar lama jangan disobek agar menjadi acuan untuk melakarkan cerita baru di lembaran baru

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
3 April 2015 23.23 delete

ya nggak disobek dong, ntar jadi nggak bagus lagi bukunya kalau ada lembar yang sobek :D

Reply
avatar
17 Agustus 2015 10.26 delete

Ceritanya lagi move on ya hihihii

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
17 Agustus 2015 10.42 delete

iya mbak, sedang berusaha move on :)

Reply
avatar