MANFAAT VITAMIN C YANG HARUS KAMU TAU

17.47 0
manfaat vitamin c yang harus kamu tau
Manfaat vitamin C yang harus kamu tau

Manfaat Vitamin C Yang Harus Kamu Tau : Vitamin C, kalau kalian termasuk yang suka merhatiin iklan di TV, pasti sering banget liat iklan vitamin C. Lumayan banyak merek produk vitamin C entah itu dalam bentuk tablet, cair, serbuk, atau bahkan yang effervescent.


Saya kemudian jadi bertanya-tanya, kenapa ya jenis vitamin yang satu ini lebih banyak dijual dibanding jenis vitamin lainnya. Memang apa sih kelebihan jenis vitamin yang satu ini?


Ternyata memang tiap jenis vitamin memiliki fungsi dan manfaatnya masing-masing. Nah vitamin C ini merupakan vitamin yang secara umum tugasnya adalah membantu tubuh dalam mengontrol semua organ tubuh supaya  tetap stabil. Dengan kata lain vitamin C berperan dalam menjaga daya tahan tubuh seseorang.


Beberapa manfaat vitamin C yang harus kamu tau bisa dilihat di bawah ini :

Mencegah kanker dan tumor
Jaman sekarang ya, berbagai penyakit serem itu banyak banget bermunculan, kanker misalnya. Sel kanker ini sebenarnya akan sulit berkembang kalau daya tahan tubuh kita baik. Namun di era dimana semua orang maunya cepat hingga makanan instan pun banyak dijual dimana-mana, kemacetan kota yang membuat kita kerap terjebak di tengah-tengah kendaraan yang mengeluarkan polusi, belum lagi jika pola hidup kita buruk, kita musti waspada dengan penyakit yang satu ini. Salah satu caranya ya selain menjaga pola hidup, juga memenuhi kebutuhan vitamin C harian agar daya tahan tubuh kita terjaga. Vitamin C bermanfaat untuk melawan zat kanker.


Memperbaiki Jaringan Sel Kulit
Antioksidan yang terkandung dalam vitamin C merupakan senjata ampuh untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas ini sendiri bisa berasal dari polusi, paparan sinar matahari yang berlebihan, bisa juga dari makanan yang mengandung toxin. Jika tidak ditangkal, radikal bebas bisa merusak jaringan sel kulit kita. Tapi hal itu nggak akan terjadi sih kalau kebutuhan vitamin C kita terpenuhi dengan baik :)


Meningkatkan mood
Kamu sering gelisah atau khawatir? Bisa jadi kamu kurang vitamin C loh. Iya ternyata kekurangan vitamin C bisa menyebabkan mood kita terganggu. Makanya banyak-banyak makan makanan yang mengandung vitamin C ya, biar mood terjaga :D


Menurunkan risiko penyakit jantung
Pembulu darah arteri yang menebal merupakan penyebab utama ternjadinya serangan jantung. Nah saat kandungan vitamin C dalam tubuh kita berada dalam kondisi baik, akan menghambat terjadinya penebalan pembulu darah. Dengan kata lain jika kebutuhan vitamin C terpenuhi maka risiko penyakit jantung akan menurun.


Menjaga kesehatan mata
Nah kalau ini saya baru tau. Dari dulu mikirnya cuma vitamin A doang yang dibutuhkan untuk kesehatan mata. Ternyata vitamin C juga berperan penting loh!


Mencegah penuaan dini
Uwooo… kayaknya kata tua itu seakan jadi momok buat banyak orang, apalagi penuaan dini. Radikal bebas dimana-mana bisa membuat tubuh/kulit kita mengalami penuaan sebelum waktunya loh guys. Ya bahasa umumnya penuaan dini. Dan ternyata vitamin C juga bermanfaat membantu sel-sel dalam tubuh kita agar tidak mengalami penuaan dini.


Menjaga sistem imunitas tubuh
Sebenarnya masih buanyak manfaat vitamin C lainnya yang harus kamu tau, tapi secara keseluruhan intinya ya menjaga sistem imunitas tubuh. Dan ini paling penting menurut saya. Kenapa? Karena pada dasarnya sel-sel penyakit itu paling suka menyerang saat sistem imunitas tubuh kita sedang menurun. Itu sebabnya tiap orang harus berusaha agar kebutuhan harian vitamin C nya terpenuhi dengan baik agar imunitas tubuh kita  selalu dalam kondisi prima.


Di sekitar kita ada banyak sayuran dan buah-buahan penghasil vitamin C, sebut saja tomat, cabai, jambu biji, jeruk, dan masih banyak lagi. Tapi perlu diingat bahwa sifat vitamin C ini sama kayak mood kamu kalau lagi berantem ama si dia, labil ehhehehee…


Iyess,, sifat vitamin C ini tidak stabil dan mudah teroksidasi akibat penyimpanan dan pengolahan. Jadi walaupun kamu sudah makan makanan yang menjadi sumber vitamin C tidak menjamin kebutuhan vitamin C harian kamu terpenuhi. Bisa jadi karena pengolahan yang salah, atau proses penyimpanan membuat kadar vitamin C dalam buah/sayur tersebut jauh berkurang ataupun hilang. Itu sebabnya kita perlu suplemen tambahan vitamin C guna memenuhi kebutuhan vitamin C harian kita.


Peluncuran K-Vit C Plus Teavigo di Medan
Sabtu 14 Oktober 2017 kemarin saya berkesempatan menghadiri peluncuran K-Vit C Plus Teavigo di Medan. Acaranya berlokasi di auditorium RRI Medan di jalan Gatot Subroto. K-Vit C Plus Teavigo sendiri merupakan produk suplemen makanan dari K-Link.

launching k-vit c plus teavigo
Momen peluncuran K-Vit C Plus Teavigo

grand launching k vit c plus teavigo
Minum K-Vit C Plus Teavigo bareng-bareng


Menariknya acara yang dihadiri oleh para member K-Link ini menghadirkan dr. Sugiarto, AAAK, Med.Cos, Medical Consultan PT K-Link Indonesia. Jadi disini Dr Sugiarto bercerita tentang pentingnya memenuhi kebutuhan vitamin C harian kita. Apalagi di tengah kondisi perkotaan saat ini dimana polusi udara ada dimana-mana, radikal bebas pun seakan selalu mengintai langkah kita.

Karena itu K-Vit C Plus Teavigo dirasa perlu dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin C guna menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit.

akibat kurang vitamin c
dr. Sugiarto sedang memaparkan tentang dampak kekurangan vitamin C



Kenapa harus K-Vit C Plus Teavigo?
Karena K-Vit C Plus Teavigo ternyata nggak hanya mengandung vitamin C doang, tetapi juga mengandung teavigo yang merupakan ekstrak teh hijau termurni.


Teh hijau memiliki senyawa yang berperan sebagai antioksidan, namanya Epigallocatechin Gallate (EGCG). Dan ternyata kandungan EGCG pada teavigo itu tinggi loh  guys dibanding EGCG pada teh hijau biasa, seperti yang diungkapkan dr. Sugiarto di bawah ini :


 “Dengan kandungan minimum Epigallocatein-3-Gallate (EGCG) 94 persen di dalamnya, pengembangan Teavigo dapat bermanfaat secara maksimal untuk kesehatan dan meminimalkan pencemaran kotoran. Sedangkan ekstrak teh hijau yang lain umumnya memiliki konsentrasi EGCG yang jauh lebih rendah,” jelas dr. Sugiarto.


Kombinasi dua bahan antioksidan ini menjadikan K-Vit C Plus Teavigo efektif menjaga data tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan *nah ini yang penting, semua kan pengen awet mudah hahahaha*

k vit c plus teavigo tube
K-Vit C Plus teavigo


Lebih rincinya, nih saya jabarin apa-apa aja manfaat kalau kita konsumsi K-Vit C Plus Teavigo :

Menjaga kesehatan jantung dan pembulu darah
EGCG yang terkandung di dalam K-Vit C Plus Teavigo mampu mengurangi percepatan oksidasi kolesterol LDL, sehingga menjaga kesehatan jantung.


Memperlambat proses penuaan
Kandungan polifenol dan vitamin C yang optimal merupakan antioksidan terbaik yang mampu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.


Menjaga kesehatan saraf
Kalsium dan senyawa antioksidan yang terdapat dalam teh hijau dan vitamin C akan menjaga sistem saraf bekerja dengan optimal.


Mengurangi risiko kanker
EGCG mampu mematikan sel kanker tanpa membunuh sel sehat lainnya.


Menjaga daya tahan tubuh
Kandungan antioksidan EGCG dan Vitamin C merupakan kombinasi yang tepat dan memiliki dampak sinergis terhadap sistem pertahanan tubuh.

k-vit c plus teavigo
minum k-vit c plus teavigo untuk tangkal radikal bebas


Widiiih… banyak kan ya manfaat K-Vit C Plus Teavigo. Dan untuk manfaatnya yang seabrek itu, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar 84 ribu rupiah untuk satu tube K-Vit C Plus Teavigo berisi 10 tablet. Eh iya, itu harga konsumen loh ya, kalau mau dapet harga khusus distributor (72 ribu) bisa juga. Caranya dengan bergabung jadi member K-Link.

Lumayan loh kalau jadi membernya, bisa dapat harga khusus kalau mau dikonsumsi sendiri, dan dapat untung juga kalau mau dijual lagi. Kalau kalian tertarik mau daftar member, baca postingan ini sampai akhir ya, linknya saya share di akhir postingan :)


Tentang K-Link
K-Link International Sendirian Berhad merupakan perusahaan Multi Level Marketing (MLM) yang didirikan pada Juni 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia. Sejak awal berdiri hingga kini K-Link berkomitmen untuk memasarkan produk-produk kesehatan dan produk pelengkap yang berkualitas guna membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saat ini produk dan anak perusahaan K-Link tersebar di 25 negara di dunia dengan menerapkan sistem pemasaran direct selling.


Di Indonesia sendiri PT. K-Link Indonesia berdiri sejak 2 Mei 2002. Perkembangannya terbilang cepat. Tahun 2009 K-Link Indonesia sudah menjangkau seluruh pelosok Indonesia dengan hadir di 33 Provinsi. Bahkan di tahun 2010 marketing plan K-Link mendapatkan pengakuan berupa sertifikasi syariah. Ya, K-Link adalah perusahaan multi level marketing murni yang berbasis syariah, dimana masyarakat tidak hanya bisa mengkonsumsi produk-produk berkualitas, tetapi juga bergabung sebagai member dan mendapatkan keuntungan bisnis di dalamnya.


Lalu, siapakah sosok di balik kesuksesan K-Link Indonesia?


Dato’ DR. H. MD. Radzi Saleh, beliau adalah Presiden Direktur PT. K-Link Indonesia sekaligus orang di balik kesuksesan K-Link di Indonesia. Pengalaman beliau selama lebih dari 25 tahun dalam bidang penjualan langsung menjadi bekalnya dalam membangun K-Link Indonesia hingga menjadi sebesar sekarang.

radzi saleh presdir k-link
Dato’ DR. H. MD. Radzi Saleh, presdir K-Link Indonesia

Antusias, jeli, visioner, tiga kata tersebut tampaknya pas untuk menggambarkan sosok Dato’ Radzi. Kemampuannya dalam hal manajemen sumber daya manusia tak perlu diragukan lagi. Ia orang yang jeli pada hal-hal detail dan melihat peluang ke depan. Lewat tangan dinginnya, K-Link Indonesia tumbuh dan besar menjadi salah satu perusahaan multi level marketing terbesar di negeri ini.


Menciptakan komunitas K-Link yang penuh kasih dan kepedulian, itulah visi Dato’ Radzi. Ia tak hanya bercita-cita menjadikan K-Link MLM nomor satu di Indonesia, tetapi juga menyejahterakan siapa saja yang bergabung dalam komunitas K-Link :

"K-Link berkomitmen membangun bisnis yang saling menyejahterakan sesuai prinsip syariah. Kami berharap K-Link Indonesia bisa menjadi MLM nomor satu. Kami juga sangat memperhatikan pada peran perempuan yang banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. Bangsa yang maju hanya bisa terbentuk dari keluarga. Dan, perempuan berperan vital untuk membangun keluarga yang sejahtera. Karena itu, kami memiliki banyak program untuk mengoptimalkan dan memberdayakan perempuan, salah satunya Rumah Cantik K-Link yang baru saja kami luncurkan di Bandung. Menyusul kemudian di Medan, Yogyakarta dan kota-kota lainnya” ujarnya.


Waaah… kalau presdirnya aja sepeduli ini nggak heran ya kalau K-Link Indonesia bisa sebesar sekarang.

Okeh, baiklah guys, malam minggu segera datang, itu artinya saya harus mengakhiri postingan saya tentang Manfaat Vitamin C Yang Harus Kamu Tau. Anak gadisnya mau malam mingguan dolooo *gaya banget, padahal jomblo*. Dan kalau kalian pengen tau lebih jauh tentang K-Link Indonesia bisa dilihat disini ya guys :

Website : www.k-net.co.id
Daftar member K-Link : www.k-net.co.id/blog/reg/IDSAAEA07509 
Twitter : @official_Klink
Instagram : klink_indonesia_official


Happy Saturday night :)

SANTAI DAN STYLISH DENGAN CELANA PENDEK ALA DUTA ‘SHEILA ON 7’

11.20 0
santai dan stylish dengan celana pendek ala duta sheila on 7
Santai dan stylish dengan celana pendek ala Duta 'Sheila On 7' (foto : IG - sheilaon7)

Santai Dan Stylish Dengan Celana Pendek Ala Duta ‘Sheila On 7’ : Ini untuk kesekian kalinya saya katakan, saya penikmat karya-karyanya Sheila On 7. Dulu-dulu mah saya termasuk fans berat. Sekarang ya udah cukup jadi penikmat karya mereka aja. Nggak pakek acara maksa buat ketemu n selfie bareng kalau pas mereka ke Medan.


Kalau dipikir-pikir lagi, lucu juga ya kalau orang udah ngefans. Apa-apa dibelain. Semua hal tentang si idola kita jadi tau. Gaya mereka pun kita contoh. Entah itu gaya berkarya ataupun gaya berpakaian. Saya pernah nulis puisi dan temen saya ngira itu lirik lagu terbaru Sheila on 7. Saya tanya apa alasan dia mikir gituh, dia bilang kata-katanya itu Eross banget. Hahahha… saya emang paling ngefans sama Eross dibanding yang lainnya.


Kalau masalah penampilan, saya perhatikan yang paling sering ditiru itu sang vokalis, Duta. Entah karena sebagai vokalis Duta yang paling jelas terlihat penampilan secara keseluruhann pas lagi manggung, atau karena memang gaya berpakaiannya keren makanya banyak Sheilagank yang niru. Kalau menurut saya sih karena yang terakhir itu.


Yaps, secara penampilan Duta emang keren sih. Ini bapak-bapak yang satu ini physically emang terberkahi banget deh. Makin tua makin kece ciiiin. Perhatiin deh wajah ataupun penampilan Duta dulu dan sekarang, kece mana menurut kalian?


Nggak heran sih kalau banyak Sheilagank yang niru gaya Duta dalam berpenampilan. Selain memang outfitnya kece-kece, dibanding personil Sheila On 7 lainnya bodi Duta emang yang paling ideal menurut saya.


Waktu Duta sering pake topi, temen saya sesama Sheilagank langsung beli yang mirip dengan yang dipakai Duta. Terus temen lainnya nanya-nanya beli dimana. Gitu juga outfit yang dikenakan Duta saat manggung, entah itu di TV ataupun road show, tak lepas dari perhatian Sheilagank. Ada satu temen Sheilagank yang hobi banget beli baju yang dikenakan Duta dan personil Sheila On 7 lainnya, terus gaya fotonya juga niru sang vokalis. Wiiih… luar biasa mereka.


Tapi yang jadi perhatian saya justru gaya santai nan stylish Duta pas lagi nggak manggung. Saya perhatiin, Duta termasuk sering pakai celana pendek. Beberapa kali ketemu mereka sebelum atau sesudah konser di Medan, Duta kayaknya hobi banget pakai celana pendek. Dan tiap liat Duta pakai celana pendek, saya selalu pengen ngacungin jempol buat Adelia Lontoh, istrinya Duta. Soalnya pilihan celana pendek pria yang dikenakan Duta itu keren-keren menurut saya. Sesuai lah sama kepribadian Duta yang selama ini saya kenal santai, ramah, dan humble.


Emang gimana banget sih gaya santai dan stylish dengan celana pendek ala Duta ‘Sheila On 7’?Nih saya kasih lihat ke kalian foto-fotonya ya. Oya, foto-foto ini kebanyakan saya ambil dari foto yang diposting di instagram penggemar. Umumnya sih ketemu nggak sengaja gituh. Jadi emang outfitnya juga yang sehari-hari gituh, bukan yang buat manggung. Kalau pas manggung mah kalian bisa lihat sendiri di TV atau pas konser offline.


celana pendek pria
Maen ke ISI, Duta santai mengenakan celana pendek (foto : IG - elshafbr)

Ini foto dari pemilik akun IG : @elshafbr. Pemilik foto memberi caption berupa hashtag #orchestra #smm #dutasheilaon7 #oni #auditISI. Kalau menurut saya sih disini Duta lagi latian untuk pertunjukkan orchestra di kampus ISI. Duta mengenakan celana pendek, sandal jepit berwarna hitam, T-Shirt lengan panjang, topi dan tas cowok. Santai banget cuy.





celana pendek cowok
Duta dan istri kompak pakai celana pendek (foto : IG - dwisucinurhayati)

Nah, ternyata nggak hanya Duta yang hobi pakai celana pendek. Sang istri juga keliatan nyaman banget pakai celana pendek. Di foto ini buk Adel dan Pak Duta kompak banget sama-sama pakai celana pendek dan T-Shirt warna putih. Emang asik sih ya buk Adel ya pakai celana pendek :D. Santai dan simpel.





gaya santai dengan celana pendek ala duta sheila on 7
Duta dan Eross 'Sheila On 7' kompakan pakai celana pendek (foto : IG - sarqil17)

Nah kali ini kompakan pakai celana pendeknya nggak sama istri. Tapi sama sang gitaris dan pencipta lagu idola saya, Eross Candra :D. Eross dan Duta di foto ini selain sama-sama pakai celana pendek, juga sama-sama pakai T-Shirt, dan sama-sama bawa tas samping. Tapi alas kakinya beda. Duta pakai sandal, Eross pakai sepatu. Tapi dua-duanya mah keren di mata saya *Iyalah, yang satu vokalis idola, yang satunya lagi gitaris idola, nah yang tengah itu siapa? :D*




celana pendek pria terkini
Sebagai penggemar warna merah, saya suka celana pendek yang dikenakan Duta di foto ini :D (foto : IG - ivapeindo)

Nah kalau ini celana pendek yang dikenakan Duta kompakan sama warna sopa dan warna celana panjang cowok di depannya. Coba-coba menurut kalian dari keempat orang di foto itu siapa yang gayanya paling stylish namun tetap terkesan santai?!





style celana pendek duta sheila on 7
Dutaaa,, ntar kalau saya ke Jogya dan maen ke manajemen, kita foto bareng ya. Tapi kamu musti pake celana pendek pria yang ini ya :D (foto : IG - firky_apriansyah)

Dari foto yang dikenakan cewek di foto ini saya bisa nebak kalau ini Duta lagi foto sama Sheilagank. Foto ini berlokasi di kantor manajemen Sheila On 7 di Jogja. Lagi-lagi Duta enjoy mengenakan celana pendek pria berwarna biru dongker.






santai dan stylish ala duta sheila on 7
Kalau saya ke pasar pakai celana pendek kayak yang dipakai Duta ini bakal ada yang ngajak foto bareng nggak ya? (foto : IG - dewihartini10)

Celana pendek yang dipakai Duta di foto di atas kayaknya masih sama dengan yang dikenakan di foto sebelumnya. Sama-sama foto bertiga juga. Bedanya ini lokasi fotonya kayaknya di dalam pasar / pertokoan gitu deh. Duta santai mengenakan celana pendek, sandal jepit, dan kaos tanpa lengan. Tapi biar begitu pesona seorang Duta kayaknya tetap bersinar deh, lihat aja tuh dua cewek yang mengajaknya berfoto bersama. Cari apa bang? Sini bang dipilih celana pendek prianya, warna lengkap loh :D *cengar-cengir ngebayangin Duta maen ke pasar di Medan :D*






celana pendek pria masa kini
Hei kamu yang mengenakan celana pendek, paling keren tau!!! (foto : IG - septian0509)

Lihat lah sodara-sodara, biar kata Duta seorang yang pakai celana pendek, nggak mengurangi tingkat kekerenannya. Justru paling keren euy… Duta gitu loh!





celana pendek pria keren
Celana pendek dipadukan dengan kemeja ternyata keren juga ya guys (foto : IG - dewipeny)

Dan dari Duta saya jadi sadar kalau kemeja itu nggak harus dipadukan dengan celana panjang aja. Dengan celana pendek pun tetap matching dan kece. Kemeja yang biasanya terkesan formal jadi lebih santai saat dipadukan dengan celana pendek seperti yang dikenakan Duta. Hmmm… jadi pengen hadiahin celana pendek ke si pujaan hati. Dia kan kemejanya banyak. Cuma ya selama ini dipadukan dengan celana panjang. Coba dia mengikuti jejak Duta :D





celana pendek
Tips buat kamu para pria supaya kekasih hati pengennya nyender mulu : pakai celana pendek kayak yang dipakai Duta ehehhee... (foto : IG - dewienazriel)

Hmm… Duta kayaknya emang paling tau gimana memadukan celana pendek dengan kemeja hingga penampilannya tetap kece badai. Lihat aja nih cewek sampe nyender-nyender di bahu Duta, bikin saya iri aja -_-






model celana pendek pria
Ntar pas manggung di Medan pakai celana pendek juga ya baba Duta ;) (foto : IG - sheilagankid)

Selama nonton pertunjukan Sheila On 7 secara langsung saya nggak pernah ngelihat Duta pakai celana pendek. Selalu aja pakai celana panjang. Saya sempat mikir kapan ya Duta manggung pakai celana pendek. Eh kemarin nemu foto ini. Ini kemarin padu padan baju dan celana ini sempat jadi perbincangan di kalangan Sheilagank, pada pengen beli biar samaan sama sang idola. Duuh..duuh baba Duta, kamu kalau nggak jadi vokalis Sheila On 7 mungkin cocoknya jadi model kali ya huehheee…





gaya celana pendek duta sheila on 7
Duta dan Eross, celana pendek lovers :D (foto : IG - sheilagankid)

Yang ini juga pas lagi nampil. Juga pakai celana pendek. Cuman ini nampilnya indoor. Eross pakai celana pendek juga. Mereka ini sepertinya memang celana pendek lovers ya. Terutama Duta.





celana pendek pria ala duta sheila on 7
Gaya jalannya baba Duta di foto ini tuh udah kayak model catwalk produk celana pendek pria aja ya kan :D (foto : IG - sheilaon7)

Coba..coba… di antara keempat personil Sheila On 7 di atas siapa yang outfitnya paling kece? Yah… walaupun saya paling ngefans sama Eross, tapi saya harus mengakui kalau gaya Duta disini tuh anak muda banget dan saya suka :D yang lain pakai celana panjang, Duta mah enjoy aja pakai celana pendek. Udah gitu emang dianya yang paling banyak diserbu fans. Dimana-mana vokalis emang paling diidolain ya.

Oya, foto di atas ini saya lihat versi langsungnya karena kebetulan ini foto pas di Bandara Kualanamu. Kebetulan saya pas lagi senggang jadi waktu itu nyempatin buat jemput mereka ke bandara.




santai dan stylish dengan celana pendek ala duta sheila on 7
My favorite picture, salah satu model celana pendek pria favorite juga nih yang dipake Duta (foto : IG - duta507)

Daaaaan,,, dari semua foto di atas saya paling suka lihat duta di foto ini. Selain karena memang model celana pendek yang dikenakan Duta disini tuh anak muda banget, juga karena kebersamaan Duta dengan anak dan istrinya di foto ini. Kesannya tuh keluarga muda yang fun dan happy. Papa muda dan Mama muda yang keren.

Ini foto lama sih tapi saya suka. Di foto ini Aiman dan Aisyah masih kecil, sekarang mah udah pada tinggi-tinggi. Nurun babanya deh kayaknya fostur tubuh mereka mereka. Tapi kira-kira kebiasaan pakai celana pendeknya bakal nurun juga nggak ya ke anak-anaknya :D





Sebenarnya masih banyak sih foto-foto Duta pakai celana pendek. Tapi ini aja udah cukup lah ya buat kita tau kalau Duta itu kesehariannya emang santai namun juga tetep stylish. Kayaknya nih orang emang koleksi celana pendeknya banyak deh. Soalnya modelnya beda-beda sih ya saya lihat di foto.

Wookeeeh… itu sedikit celoteh saya tentang Santai dan Stylish dengan Celana Pendek Ala Duta ‘Sheila On 7’, Kalian ada yang celana pendek lover juga kayak Duta? Hayooo cunghand :D

TOURING BARENG SHEILAGANK SUMUT : TERTIDUR DI PANTAI PASIR PUTIH PARBABA

18.42 0
Touring Bareng Sheilagank Sumut : Tertidur di Pantai Pasir Putih Parbaba
Touring Bareng Sheilagank Sumut : Tertidur di Pantai Pasir Putih Parbaba

Touring Bareng Sheilagank Sumut : Tertidur di Pantai Pasir Putih Parbaba – Kedatangan kami ke Pantai Pasir Putih Parbaba sebenarnya tidak direncanakan. Awalnya kami hanya berencana touring ke Bukit Indah Simarjarunjung (BIS) yang kala itu sedang hits *saat ini juga masih lumayan hits sih*


Tapi karena cuaca kala itu tengah berkabut dan antrian untuk berfoto di rumah pohon Bukit Indah Simarjarunjung lumayan banyak, ditambah lagi dengan Dian yang alergi udara dingin, kami pun membuat rencana lain.


Awalnya bingung hendak kemana. Kemudian ingat kalau Fredi, teman kami kerjanya di Pangururan, Samosir. Ibenk pun segera menelfon Fredi, menanyakan apakah hari itu dia ada agenda atau tidak. Ternyata tidak. Ia pun menyuruh kami datang begitu mengetahui kami ada di Simarjarunjung.


Dari atas puncak Bukit Indah Simarjarunjung, pelabuhan Tigaras terlihat tak begitu jauh. Maka kami pun mulai mengestimasi waktu memungkinkan atau tidak jika kami menyeberang ke Samosir.


Berhubung masih pagi, masih memungkinkan untuk menyeberang ke Samosir, tapi pasti akan sangat melelahkan mengingat hari itu juga kami harus kembali ke Medan.


Baca juga : Touring ke Bukit Indah Simarjarunjung bareng Sheilagank Sumut


Perjalanan menggunakan sepeda motor dari Bukit Indah Simarjarunjung ke Pelabuhan Tigaras tak
membutuhkan waktu lama.


Sampai di Tigaras, pelabuhan tampak sepi. Tak ada kapal bersandar karena memang sedang tidak ada jadwal penyeberangan. Kami harus menunggu sekitar setengah jam. Waktu itu pun kami habiskan dengan berfoto dan berbagi cerita.


Penyeberangan dari Tigaras menuju pelabuhan Simanindo tak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 20 – 30 menit. Itupun kami habiskan dengan tidur karena memang ngantuk.


Yang saya suka dari pelabuhan Simanindo adalah pemandangan berupa pulau-pulau kecil yang berada tak jauh dari pelabuhan. Saat dulu pertama kali ke pelabuhan ini saya merasa wow, nggak nyangak ternyata ada juga pulau-pulau kecil lainnya selain Pulau Samosir di tengah Danau Toba ini.


Dari Simanindo, kami mengambil ke arah kanan menuju Pantai Pasir Putih Parbaba. Kami dan Fredi sudah janjian untuk bertemu disana. Karena memang belum makan nasi, kami pun meminta Fredi untuk membelikan nasi di Pangururan untuk makan siang kami. Di Pangururan ada beberapa rumah makan muslim. Itu sebabnya kami nitip makan siang ke Fredi.


Satu hal yang cukup prihatin menurut saya adalah jalanan dari Simanindo ke Pantai Pasir Putih Parbaba. Masih ada beberapa titik yang jalannya rusak dan berlubang, meski tidak terjadi di sepanjang jalan. Tapi sebagai DTW (Daerah Tujuan Wisata) jalannya harusnya bisa lebih bagus lagi.


Tak sulit untuk menemukan Pantai Pasir Putih Parbaba. Ada banyak papan petunjuk dengan ukuran besar yang bisa dijadikan acuan. Kami pun sampai tanpa harus nyasar meski ini merupakan kunjungan perdana.


pantai parbaba samosir
foto : IG @rentalmobilpematangsiantar
Pantai Pasir Putih Parbaba adalah salah satu pantai berpasir putih yang ada di pangururan. Di sepanjang pinggiran pantai ada banyak wahana permainan air yang bisa dicoba oleh pengunjung. Mau mandi-mandi sepuasnya juga bisa. Yang nggak bisa berenang bisa menyewa ban. Yang mau seru-seruan bareng kawan bisa naik banana boat. Yang haus bisa minum kelapa muda. Yang pengen istirahat bisa sewa tikar dan tiduran di bawah pohon.


Sambil menunggu Fredi, kami menyewa tikar bawah sebuah pohon yang rindang. Sambil memperhatikan banana boat yang beberapa kali lewat membawa pengunjung. Yang berteriak kesenangan saat sang driver berhasil menjatuhkan para penumpang. Asik bener mereka.


Kami sebenarnya pengen mandi. Tapi apalah daya tak bawa baju ganti. Lagian siapa juga yang berpikir touring kami bakal sampai ke Samosir.

pantai parbaba
Gunung Pusuk Buhit dilihat dari Pantai Parbaba - Samosir


Pemandangan lain yang tersuguh untuk kami kala itu adalah aktifitas syuting video klip yang dibuat tepat di area pantai di depan kami. Lokasi kami menyewa tikar memang cukup ke ujung dan jauh dari bibir pantai. Jadi di depan kami itu ada area pantai berpasirnya cukup luas. Nah disitulah aktifitas syuting dibuat. Jadi kami seakan mendapat tontonan gratis. Sayang hape saya rusak jadi tak bisa saya abadikan momen itu.


Sepertinya mereka tengah membuat video klip lagu batak. Hal itu saya ketahui dari musik yang mengalun saat pembuatan video klip. Juga dari bahasa saat mereka berkomunikasi satu sama lain. kru nya tak banyak. tak sampai 10 orang termasuk penyanyi yang berjumlah 4 orang.


Matahari mulai tinggi. Setelah tadi kedinginan di Simarjarunjung, udara panas Samosir pun menghampiri. Untungnya kami di bawah pepohonan. Ditambah angin yang semilir. Jadi tak begitu terimbas hawa panasnya. Tapi sinarnya yang begitu mentereng menyinari danau di hadapan kami sudah cukup membuat kami malas untuk berjalan-jalan sepanjang pantai. Cukuplah melihat penyanyi muda di hadapan kami itu menari-nari di depan kamera :D


Akhirnya yang dinanti-nanti datang. Fredi datang dengan membawa nasi bungkus buat kami *Ini senengnya karena Fredi datang atau karena nasi bungkus sih*. Tanpa menunggu lama, kami pun segera menyantap nasi yang dibawakan untuk kami.


Usai makan, kantuk pun menyerang. Hoaaam,, semilir angin sukses membuat kami terbuai dan akhirnya terlelap beberapa saat. Beugh… jauh-jauh ke Samosir malah tidur ya. Abisnya anginnya menggoda banget sih buat tiduran. Lagian kapan lagi coba tidur di bawai pohon di pinggir pantai dengan dibuai angin sepoi-sepoi. Sekalian ngelemesin otot. Secara harus balik ke Medan lagi.


Beberapa saat tertidur, begitu bangun tau-tau sudah ada es kelapa muda. Entah siapa yang memesan, Fredi, Ibenk, atau Arif. Saya nggak tau karena memang tertidur *dan baru tau malam ini ketika nulis ini, ternyata yang pesan si Ibenk*. Tapi ini sungguh menyenangkan banget gaes. Setelah makan siang, tidur di pinggir pantai dan dibuai angin, eh pas bangun sudah ada es kelapa muda di hadapan, tinggal seruput ahhh… segar!!


Saking semangatnya nyeruput es kelapa muda, saya sampai kelempokkan *kebanyakan minum* ampe musti bolak balik kamar mandi hihihii,, kemaruk sih sayanya.


Setelah matahari agak condong ke barat, saya dan Dian berjalan-jalan sejenak ke pinggiran pantai, sementara ketiga cowok asik bercerita di bawah pohon.

Baca juga : Camping di Gajah Bobok Bareng Sheilagank Sumut

Pantai Pasir Putih Parbaba ini cocok untuk wisata keluarga maupun bareng teman-teman. Pilihan wahananya lumayan banyak. Terus pemandangan perbukitan di seberang sono juga lumayan bikin mata seger. Tapi buat yang muslim idealnya bawa bontot dari rumah sih. Karena memang selain mayoritas non muslim, warung makan juga jarang. Di sepanjang pantai yang terlihat sih penjual makanan kemasan dan kelapa muda.


pasir putih parbaba samosir
Foto bareng buat kenang-kenangan


Kalau ganti baju setelah mandi atau mau buang air. Ada toilet yang sudah disediakan, tentunya bayar ya. Palingan yang lumayang mengganggu buat saya ya anjing yang berkeliaran. Secara betis saya suka nyut-nyutan berasa mau digigit kalau ada anjing. Ya walaupun si empunya selalu bilang gapapa dan tuh anjing juga diem-diem aja nggak nggonggong, tetep aja saya ngerasa nggak nyaman.


Sebenarnya males banget balik ke Medan. Masih pengen leyeh-leyeh di bawah pohon sambil menikmati buaian angin dan pemandangan Danau Toba. Beberapa kali saya mencoba mengompori Dian supaya besok bolos kerja supaya bisa bermalam di Samosir *wahahahhaaa… mentang-mentang waktu saya bebas, pake acara ngomporin segala* tapi tuh anak keukeuh mau pulang walaupun ngakunya males kalau ingat jauhnya jarak yang musti ditempuh.

pantai pasir putih parbaba
Saya dan Dian siap-siap mau pulang. Itu yang di depan kami itu yang lagi syuting video klip :D


Dengan berat hati kami akhirnya memutuskan kembali ke Pelabuhan Simanindo untuk menyeberang kembali ke Tigaras. Dari Tigaras kami mengambil rute pulang lewat Pematangsiantar, tidak lewat Kabanjahe seperti saat berangkat. Sebenarnya sama saja sih jaraknya. Ini supaya pemandangannya berbeda aja dari rute berangkat.

pelabuhan simanindo samosir
Sebelum pulang, gaya dulu di pelabuhan Simanindo- Samosir



Perjalanan pulang tak kalah beratnya dibanding saat berangkat. Arif dan Dian bahkan memutuskan berhenti sejenak saking ngantuknya. Tapi Alhamdulillah kami sampai di rumah masing-masing dengan selamat.


Touring bareng Sheilagank Sumut : Tertidur di Pantai Pasir Putih Parbaba ini cukup menguras tenaga karena lumayan ekspress dari segi waktu. Tapi cukuplah jadi pengalaman dan kenang-kenangan yang layak untuk dikenang.


Kalian pernah touring ke Pantai Pasir Putih Parbaba? Gimana ceritanya?

CEGAH STUNTING UNTUK MASA DEPAN BLING-BLING

14.41 2
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dalam Penurunan Prevalensi Stunting


Cegah Stunting Untuk Masa Depan Bling-Bling :

“Cita-citaku dulu pengen jadi model, tapi nggak jadi karena kurang tinggi.”

“Yaaah sayang banget tingginya masih kurang, padahal lagi butuh kerjaan.”

“Sebenarnya aku nggak suka sih pakai high heels, tapi karena pendek jadi aku siasati pakai sandal tinggi hehhehee.”

Sering dengar kalimat senada di atas nggak sih?! Kalau saya sering ya. Bahkan dulu sering juga mengalaminya. Gagal ngelamar kerja karena kurang tinggi hahhahaa…


Iya loh, dulu saya pas kuliah kan termasuk job hunter. Kerja apa aja mau asal halal. Dan jadi SPG merupakan salah satu kerjaan yang bisa dilakukan sambil kuliah. Saya jenis pekerjaan satu ini seringnya selain mengutamakan wajah yang cantik juga fostur tubuh musti tinggi. Lah saya, masih kurang 2 senti dari 155, nyesek kan!


Tinggi badan emang menjadi syarat mutlak untuk beberapa profesi. Sering juga jadi bahan candaan dalam pergaulan sehari-hari. Biasanya, yang kena ejek pendek sih ngeles karena faktor ketururan.


Tapi bener nggak sih kalau fostur tubuh pendek itu karena keturunan?!


Menurut saya iya. Selama ini saya selalu mikir kita yang berfostur tubuh pendek itu mutlak disebabkan oleh faktor keturunan. Tapi sejak beberapa jam lalu pemikiran itu terbantahkan. Tubuh yang pendek tidak selalu disebabkan oleh faktor keturunan. What? Jadi karena apa dong?!


Hari ini, Jum’at 29 September 2017, saya berkesempatan untuk hadir di acara flash blogging dengan tema “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dalam Penurunan Prevalensi Stunting” di Gerbera Room, Four Points Hotel by Sheraton Medan.

Direktur Kemitraan Komunikasi Kemkominfo, Dedet Surya Nandika memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara


Acara yang dibuat oleh Direktorat Kemitraan Komunikasi (Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kemkominfo) ini membuka mata saya bahwa ternyata fostur tubuh yang tidak ideal itu tidak semata-mata karena keturunan. Dan yang lebih mencengangkan saya lagi adalah, ternyata tubuh berpengaruh terhadap kehidupan kita di asa depan. Nggak percaya? Artinya kamu harus baca postingan ini sampai akhir ya :)


Oya, sebelum bahas lebih dalam, mungkin ada yang bertanya-tanya tentang kata “stunting” yang ada dalam tema acara hari ini. Singkatnya, stunting adalah kondisi dimana balita mengalami gizi buruk sehingga mengakibatkan tubuhnya lebih pendek dari standar tinggi badan seumurannya.


Acara flash blogging Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dalam Penurunan Prevalensi Stunting ini dipandu oleh Pak H.M Ayub, SE dari direktorat gizi. Menghadirkan dua pembicara kece yakni Galopong Sianturi, SKM, MPH dari Kementerian Kesehatan, dan Mira Sahid, founder Emak Blogger.

Pak Galopong Sianturi tengah memaparkan tentang stunting kepada peserta


Cegah Stunting untuk Masa Depan Bling-Bling, kalimat itu begitu saja muncul di kepala saya begitu mendengar tentang fakta-fakta mengenai stunting dari narasumber. Lah, emang apa hubungannya stunting dengan masa depan kita?


Ternyata ada hubungannya loh. Contohnya saja seperti kalimat pembuka postingan saya ini. Ada banyak orang yang terhalang cita-citanya, dijadikan bahan olok-olok dalam pergaulan, dan terlewatkan kesempatannya dalam dunia kerja dikarenakan tubunya yang pendek. Ini masih terkait masa depan di dunia kerja, belum lagi dalam hal kesehatan, seseorang yang ketika kecil mengalami stunting ternyata memiliki risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) lebih tinggi dibanding yang tidak mengalami stunting.


Singkatnya, berikut fakta-fakta tentang stunting yang musti kita ketahui :

- Stunting tidak selalu disebabkan oleh faktor keturunan.

- Sebanyak 9 juta atau 1/3 balita di Indonesia mengalami stunting.

- Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kekurangan gizi ini bisa disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, imbas dari pola asuh yang tidak sesuai, bisa juga karena infeksi bakteri/kuman dikarenakan pola hidup yang tidak bersih.

- Stunting bisa mengakibatkan perkembangan otak dan fisik terhambat, sulit berprestasi, rentan terhadap penyakit, dan mudah menderita kegemukan ketika orang tersebut telah dewasa. Kegemukan ini meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan penyakit tidak menular lainnya.

- Di usia produktif, penderita stunting memiliki penghasilan 20% lebih rendah dibanding anak yang tumbuh optimal.

- Dalam lingkup global, stunting ternyata menurunkan produk domestic bruto negara sebesar 3 %, wah,,, menurunkan pendapatan negara juga ternyata ya. Bayangin, negara mengalami kerugian mencapai 300 triliun rupiah pertahun. Weleh..weleh…


Ternyata ya, stunting nggak hanya berpengaruh pada masa depan seseorang, tetapi juga pada masa depan bangsa. Bayangin aja kalau banyak anak Indonesia yang mengalami stunting, yang berimbas pada menurunnya prestasi bangsa dan meningkatkannya jumlah PTM, bisa dibayangkan kan gimana masa Indonesia kedepannya.

Jadi, penting banget buat mencegah stunting sejak dini. Walaupun jumlah stunting di Indonesia cukup besar, masih ada harapan kok guys. Stunting bisa dicegah dengan memastikan kesehatan dan kecukupan gizi khususnya di 100 hari pertama kehidupan (HPL).


1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas tiap orang. Dimulai dari masa kehamilan hingga usia 2 tahun. So, buibu yang lagi hamil, utamakan konsumsi makanan bergizi agar kebutuhan nutrisi ibu dan janin terpenuhi ya. Utamanya makanan yang bersumber protein hewani. Setelah lahir, usahakan asi ekslusif selama 6 bulan. Teruskan memberi ASI hingga anak berusia dua tahun, dibarengi dengan MPASI yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak.


Yuuuk ah, cegah stunting, agar masa depan jadi bling-bling :)

TOURING KE BUKIT INDAH SIMARJARUNJUNG BARENG SHEILAGANK SUMUT

00.30 22
wisata hits di sumut
Touring ke Bukit Indah Simarjarunjung bareng Sheilagank Sumut


Touring Ke Bukit Indah Simarjarunjung dan Pantai Parbaba Bareng Sheilagank Sumut : Kalau kalian sering baca blog saya pasti tau kalau saya tergabung di komunitas Sheilagank Sumut. Iya, fansnya Sheila On 7 di Sumatera Utara. Kami lumayan sering jalan-jalan bareng.


Touring kali ini bisa dikatakan niat nggak niat. Pasalnya sampai menjelang keberangkatan komunikasi kami masih sebatas, iya, ayok, fix nih, jam 11 berangkat. Gitu-gitu mulu tapi nggak berangkat-berangkat. Tapi akhirnya saya dan Ibenk nekat ke rumahnya Dian yang baru aja pulang kerja. Si Arif yang katanya stand by malah baru mau gerak dari Stabat sono. Luar biasa euy..!


Kami berangkat cuma 2 sepeda motor, saya, Ibenk, Dian, dan Arif. Berangkatnya jam berapa?! Tengah malam ciiin, sekitar jam 2 pagi. Ueeedaaan… saya sebenarnya melihat raut kekhawatiran emaknya Dian. Cuma ya dasarnya kami memang sedikit sinting, jadi yo berangkat aja, tentunya sambil minta doa biar aman-aman aja sampai balik lagi ke Medan.


Kenapa kami sesinting itu? Nekat berangkat touring dini hari. Saya juga nggak tau kenapa hahhahaa.. mungkin karena kami berburu waktu kali ya. Secara Dian hari minggunya musti kerja. Jadi kami punya waktu paling lambat besok malam musti nyampe Medan lagi.

Baca juga : Camping di Gajah Bobok bareng Sheilagank Sumut

Menuju Simarjarunjung, saya berboncengan dengan Ibenk, Dian dibonceng Arif. Kami berangkat lewat rute Medan-Berastagi-Kabanjahe-Simarjarunjung. Sepanjang jalan Medan – Sibolangit saya lalui dengan penuh perjuangan. Nguantuuuk ciiin. Rasanya pengen nyandar aja di bahu pak supir, cuma takutnya entar Ibenk ngantuk juga, kan bisa berabe. Jadi sepanjang jalan saya sekuat tenaga nyoba buat tetap terjaga. Dari mulai ngajak Ibenk cerita, main tebak-tebakan, sampe nyanyi-nyanyi nggak jelas.


Kami berenti di SPBU di Sibolangit. Membeli beberapa jajanan untuk sarapan pagi. Ini salah satu kesintingan kami juga, sudah tau daerah sekitaran Danau Toba itu warung makan muslimnya nggak sebanyak di Medan, kok ya nekat nggak bawa bekal.


Meninggalkan Sibolangit, jalanan mulai menanjak dan berkelok. Dingin mulai terasa setelah melewati Penatapan. Perjuangan pun bertambah. Dari melawan kantung menjadi melawan kantuk dan dingin.


Kami kembali berhenti di pinggir jalan di depan Bukit Kubu. Mendiskusikan rencana selanjutnya. Diperkirakan kalau lanjut jalan, sampai ke Simarjarunjung sekitar jam 6 pagi. Masalahnya Arif dan Ibenk agak sangsi dengan jalan kesana kalau malam-malam begini. Gelap dan berisiko katanya.


Akhirnya kami sepakat untuk singgah ke Sipiso-piso dulu. Di Sipiso-piso ada warung muslim, kami berencana ngopi dulu disana sembari menunggu waktu untuk melanjutkan perjalanan ke Simarjarunjung. Tak apalah agak melenceng dikit ke Sipiso-piso daripada maksa lanjut ke Simarjarunjung terus kenapa-napa, pikir saya.


Sampai di Sipiso-piso, warungnya tutup hahhahaa…. Ya kali buka 24 jam, ternyata nggak. Kami berencana balik arah namun pemilik warung membuka pintu dan menyilahkan masuk. Kami bingung mau masuk apa lanjut, soalnya segan juga mengganggu tidur si ibu pemilik warung. Tapi ya mungkin aja si pemilik warung mikir ini jalan rejekinya, jadi pagi-pagi buta datang pun tak mengapa.


Kami masuk. Di dalam ada sekitar 5 orang kalau tidak salah ingat. 3 perempuan dan 2 laki-laki. Mereka tidur keruntelan selimut. Mengenakan jaket, kaus kaki, dan syal di leher. Duinginnnya memang mulai meresahkan hahhahaa.


Arif memesan minum. Saya dan Dian ke kamar mandi. Udara dingin membuat kami ingin pipis-pipis terus. Si Dian mulai resah karena ia ternyata alergi udara dingin. Badannya mulai gatal-gatal karena bidur.

Baca juga : Kemenangan Sheila On 7 di Indonesian Choice Award 2015

Usai ke kamar mandi, Dian memesan minumnya. Saya memilih untuk rebahan. Ibenk juga. Di warung ini memang biasa dijadikan para pengunjung untuk numpang sholat, dan biasanya untuk numpang istirahat sejenak, meluruskan badan bagi mereka yang touring atau yang baru camping entah itu dari Bukit Gundul Sipiso-Piso ataupun dari Gajah Bobok.


Jadi selain menyediakan meja dan kursi untuk warung mereka, ada ruangan yang cukup lebar untuk yang ingin rebahan *yang ternyata kalau malam jadi ruang tidur pemilik warung*


Saya memilih rebahan ketimbang ngopi. Soalnya khawatir reaksi tubuh kalau pagi buta begini minum kopi ataupun teh. Kalau  sedang di rumah sih tak apa. Ini di perjalanan. Bakal repot nanti kalau badannya ngulah. Jadi saya memilih untuk tidur sejenak, itung-itung istirahat.


Tapi etapi saya nggak bisa tidur sodara-sodara. Udaranya dingin bangeeeet. Saya lihat seorang pria yang tidur melungker berbalut selimut di sudut ruangan. Di sudut lain ada Ibenk yang dengkuran halusnya kedengaran ke tempat saya. Heran tuh anak kok bisa tidur di tempat sedingin ini, nggak pake selimut lagi. Warbiasaaah.


Saya benar-benar nggak bisa tidur dibuat dingin. Cuma rebahan doang jadinya. Miring kanan, miring kiri, nggak bisa tidur juga. Yoweslah saya nyerah, gabung sama Arif dan Dian yang lagi ngopi.
Entah jam berapa saat itu, setelah Ibenk bangun, kami akhirnya  memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.


Jangan tanya saya rute jalan ke Simarjarungjung via Kabanjahe, karena walaupun saya di motor nggak tidur, ya tetap aja saya nggak ingat rutenya. Yang saya ingat kami melewati jalanan berbukit yang disamping kirinya badan bukit dengan pepohonan, sedang sebelah kanannya adalah Danau Toba dengan pemandangan perbukitan di sekelilingnya.


Entah di kelokan ke berapa, kami memutuskan berhenti di sebuah tempat pemberhentian tak terurus berupa kursi semen dengan atap di atasnya. Posisinya tepat di tikungan dan di pinggir jurang. Arif mengeluarkan alat memasak air. Pagi itu sungguh dingin. Tapi saya masih bisa menikmati pemandangan berupa hamparan danau yang luas dengan kabut yang menyelimutinya. Berbeda dengan Dian yang sudah tak nyaman dengan dingin yang menggigit. Bidurnya makin parah.


Menunggu air mendidih, kami berbicang sambil cekikikan. Entahlah, pagi itu entah kenapa hal-hal sederhana pun jadi terasa lucu hingga menjadi alasan untuk terkikik. Kombinasi dingin dan pemandangan pagi yang cetar itu membuat kami ingin tertawa terus. Tapi si Dian tetep sih, ketawa-ketawa sambil ngedumel karena bidurnya :D


Pagi itu menu sarapan kami adalah mie instan cup yang kami beli di minimarket di Sibolangit. Di tengah dingin, aroma mie instan menyeruak masuk ke indera penciuman yang refleks membuat indera perasa saya bergetar. Mie instan memang pilihan yang tepat di kala dingin. Praktis. Meski dari sisi kesehatan mungkin tidak dianjurkan bagi orang-orang yang dalam perjalanan karena sebenarnya membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Tapi di antara kabut dan dingin yang membuat gigi bergemeletak, siapa yang sanggup menolak godaan mie instan? :D


Saya berkali-kali menyeruput kuah mie instan. Selain rasanya bikin lidah bergoyang, panasnya cukup ampuh lah buat tenggorokan dan perut hangat walau sesaat.

Sheilagank Sumut
Sarapan mie instan di pinggir jurang


Usai sarapan dan memberesi peralatan, juga memungut sampah, kami melanjutkan  perjalanan menuju Bukit Indah Simarjarunjung. Eh iya sampe lupa cerita. Bukit Indah Simarjarunjung ini lagi hits banget kala itu *sekarang juga*. Tempatnya berupa rumah-rumah pohon dengan view Danau Toba. Tapi jangan berpikir rumah pohonnya beneran rumah pohon seperti umumnya, karena ya cuma papan-papan seuprit di dahan pohon, cuma buat duduk seorang dua orang. Tempat wisata model beginian emang lagi hits di beberapa daerah di Indonesia. Kalau di Jawa seperti di Kalibiru Jogja.


Kami berempat sebenarnya nggak ada yang tau letak pastinya Bukit Indah Simarjarunjung ini. Jadi ya cuma ngikutin jalan aja sambil celingak-celinguk liat papan penanda. Saya awalnya mikir letaknya itu di restoran di Simarjarunjung yang biasa disinggahi para wisatawan yang biasa pakai jasa travel agent. Soalnya saya pernah beberapa kali ke restoran itu bareng pak bos yang emang pengusaha travel. Palingan dekat-dekat situ lah, pikir saya. Eh ternyata bukan.


Kami terus saja mengikuti jalan lintas Simarjarunjung. Sampe akhirnya kelihatan tuh plang bertuliskan Bukit Inda Simarjarunjung. Yeaaayyy.. akhirnya nemu juga tuh bukit. Terus aja kami memarkirkan sepeda motor. Tiketnya 5 ribu rupiah. Its oke lah saya pikir. Kalau sekarang nggak tau udah berapaan tiketnya.


Waktu itu hari udah terang. Tapi dinginnya emang yahuuud. Kami mendaki sedikit untuk mencapai puncak bukit, tempat rumah pohon yang lagi hits itu. Karena waktu itu memang masih baru-baru hits, cuma ada 1 rumah pohon berbentuk love yang siap untuk pengunjung. Jika ingin naik dan berfoto harus bayar lagi, per orang 5 ribu.


Sepagi itu dan bukan hari minggu, kami kira kami bisa menikmati Bukit Indah Simarjarunjung dengan santai. Bisa santai foto-foto tanpa takut ‘bocor’ karena banyaknya pengunjung. Bisa berfoto di rumah pohon tanpa harus ngantri. Tapi ternyata kami kami keliru. Pagi itu udah rame ciiin Bukit Indah Simarjarunjung. Warbiasaaaak deh ya.

tempat wisata instagramable di sumut
Kalau cuacanya cerah kira-kira bakal seperti inilah pemandangannya. (foto : wisatalova[dot]com)


Jadi karena kami lihat banyak yang foto-foto di rumah pohon, kami pun nyoba berkeliling sejenak. Bukit Indah Simarjarunjung ini adalah salah satu bukit di pinggiran Danau Toba. Jadi kalau kita foto di salah satu rumah pohon itu pas cuaca lagi bagus view nya bakal kece badai karena menawarkan view Danau Toba yang luas itu. Cuma kemarin itu lagi berkabut sih, jadi danaunya ketutup kabut. Itu juga yang buat kami nggak begitu semangat buat berfoto. Saya mah semangatnya menikmati pemandangan aja.

wisata kekinian di sumut
Kemarin pengen foto disini tapi danaunya tertutup kabut, nggak jadi deh. (foto : wisatalova[dot]com)


Area Bukit Indah Simarjarunjung sebenarnya tidak begitu luas namun juga nggak kecil-kecil amat. Selain rumah pohon berbentuk hati, ada dua rumah pohon lain yang sedang dalam tahap pembangunan. Terus ada juga beberapa ayunan.  Buat saya yang memang jatuh hati pada suasana alam, ayunan sambil menikmati rindang pepohonan cemara aja udah asik sih, tapi dengan catatan saat pengunjung sepi ya.


Buat yang hobi camping, saya lihat ada juga beberapa tenda disana. Artinya boleh mendirikan tenda disana. Tentunya dengan membayar retribusi.

wisata kekinian di sumatera utara
Sekarang bunga-bunga yang baru ditanam itu udah tumbuh sumbur belum ya


Melihat banyaknya yang antusias buat foto di rumah pohon, kami waktu itu malah males mau foto. Apalagi si Dian. Dia bener-bener udah nggak mood foto-foto karena kedinginan. Alerginya semakin parah. Tapi berhubung kami juga nggak tau kapan bakal kesini lagi, jadi ya memutuskan buat foto lah. Ntar nggak ada foto katanya hoax.


Tapi etapi, gitu jumpai pengelola, ternyata udah panjang bangt antriannya. Si abang pengelola nunjukkin kertas berisikan urutan nama mereka yang ngantri buat naik ke rumah pohon dan berfoto. Si abang ini memang dari tadi pegangin mike. Jadi kalau udah ada yang selesai foto, dia bakal panggil nama selanjutnya di antrian. Kata si abang kalau kami mau ikut antrian, seenggaknya 30-60 menit lagi lah baru dapet giliran.

wisata kekinian rumah pohon bis
Nampaknya sepi, tapi ini banyak loh yang ngantri mau foto disini

Acara ngantri ini bikin kami makin nggak mood buat foto di rumah pohon. Apalagi danaunya berkabut. Syudah lah, kami memutuskan berfoto dengan background rumah pohonnya aja sebagai tanda kami pernah kesana. Itu pun fotonya banyak yang udah di hapus sama Dian. Waktu itu hape saya rusak, jadi pakai hapenya Dian. Karena foto-foto saya udah di kirim ke hape Ibenk, jadilah dihapusnya foto-foto saya biar memori nggak penuh. Eh ternyata memori hape Ibenk juga hank. Hilanglah sudah foto-foto saya bukti udah  pernah ke Bukit Indah Simarjarung :(

wisata bareng sg sumut
Yaaah... akhirnya selfie bareng aja lah, tanda udah pernah kesini 


Karena makin lama makin ramai dan si Dian makin nggak tahan, kami pun memutuskan buat meninggalkan Bukit Indah Simarjarunjung. Kemana? Nyebrang ke Samosir hahahhaaa… iya, ternyata Bukit Indah Simarjarunjung dekat ke Pelabuhan Tigaras, salah satu pelabuhan menuju Pulau Samosir. Palingan cuma 15 menit aja jarak tempuhnya.


Sekarang udah banyak wahana dan rumah pohon lainnya di Bukit Indah Simarjarunjung. Tempat-tempat lain dengan dekorasi yang mirip-mirip Bukit Indah Simarjarunjung pun banyak dibuka di sepanjang jalan Simarjarunjung. Sekali waktu saya pernah melewati bukit ini lagi, tapi urung untuk singgah karena tau pasti bakal ngantri.

wisata populer di sumut
Sekarang udah ada wahana seperti dalam foto ini gaes. Jadi pengen kesini lagi tapi jangan pas rame. (foto : 3.bp.blogspot.com) 


Oke lah, sampai disini cerita tentang Touring ke Bukit Indah Simarjarunjung bareng Sheilagank Sumut. Ngapain aja kami di Samosir? Ntar saya bagi ceritanya di postingan selanjutnya ya.

SUSAHNYA BELAJAR SEO

07.17 0
belajar seo sulit
Susahnya belajar SEO (foto : irfan[dot]id)



Susahnya Belajar SEO : Jadi ceritanya kemarin saya lagi pengen naik level biar nggak jadi blogger remahan rengginang doang, makanya kemarin mutusin buan ikutan kelas SEO *ziahahahaaa… gaya kali ya, padahal emang udah seharusnya blogger ngerti SEO*


Nggak ding, bukan karena pengen naik level. Tapi karena kemarin kawan-kawan di grup Line Blog M (Blogger Medan) pada sibuk mau buat kelas. Kelas buat belajar bareng biar sama-sama semangat. Ada dua pilihan kelas saat itu. Kelas SEO yang dimentori Rudi ‘Medan Wisata’, dan kelas creative content dimentori Yoga ‘komburkali’.


Awalnya pengen ikutan kedua kelas tersebut *kemaruk bener saya ya, padahal satu aja belum tentu terikuti*. Cuma nggak dikasih. Katanya musti satu aja karena tiap kelas ada tugas-tugas yang musti dikerjakan. Jadi lah saya pilih kelas SEO karena dari dulu-dulu nggak mudeng terus tiap diajarin trik SEO sama para master.


Singkat cerita dimasukkan lah saya ke grup kelas SEO. Anggotanya ya kawan-kawan Blog M, udah saling kenal lah.

Baca juga : Wisata Mangrove bareng Blog M

Jadi di kelas ini Rudi ngasi tips-tips dan informasi seputar SEO dasar. Saya perhatikan materinya sama ama yang tahun lalu dibagi. Latihannya juga masih sama, buat blog baru yang musti diisi dan ngikutin langkah-langkah yang udah dikasih Rudi.


Iya, taon lalu Rudi dan Yoga juga inisiatif buat kelas belajar bareng. Cuma nggak sampe selesai kelas udah sepi. Taon ini mereka inisiatif buka dua kelas bahkan. Saya nggak tau taon ini kelas yang dimentorin Yoga *si Rudi nggak mau disebut tentor, dia maunya dipanggil sob aja* rame apa nggak. Tapi di grup SEO sih ya diem-diem nyimak semua anggotanya hahhahaaa. Mungkin karena masing-masing pada punya kesibukan kali ya, jadinya pada nggak aktif ngobrol. Tapi pada waktu-waktu tertentu grup tetep hidup kok, terutama menjelang deadline tugas yang diberikan Rudi.


Ngomong-ngomong kelas blogging di Blog M, saya cukup salut sama si inisiator. Mau ngajak belajar bareng padahal yang diajak juga banyak yang cuek. Kalaupun nggak cuek ya nggak bisa ikut gabung karena kesibukan. Taon lalu si Yoga memang ketua, makanya ya wajar kalau taon lalu dia ngajak buat kelas blog. Tapi tahun ini dia tetap mau buat kelas blog padahal udah bukan pengurus lagi.
Sementara Rudi mah dari dulu dia emang selalu support blog saya. Dari awal buat blog sampe sekarang itu saya tanya-tanya tentang blog ya sama Rudi. Ganti template ya Rudi. Pokoknya apa-apa Rudi. Sampe kalau misalnya ada masuk email tawaran kerjasama  yang butuh data google analitic, jumlah PV, itu ya saya tanyanya ke Rudi.


“Rud, jumlah PV perempuannovember.com kira-kira berapa ya?”

“Rud ada yang tanya rate instagramku, kujawab berapa ya cocoknya?!”

“Rud, itu cemana caranya supaya bla..bla..blaa…” *yang berujung pada akhirnya dia yang buatin karena saya nggak paham juga*

Baca juga : Sosok di Balik Template Keren Perempuan November

Iya, Rudi ini the best lah kalo perkara bantuin ngeblog. Bantunya nggak setengah-setengah. Trus responnya juga cepet. Yoga juga. Biasanya orang kalo udah pinter ya udah pinter aja. Tapi Yoga ama Rudi mau susah-susah ngumpulin anak Blog M buat belajar bareng-bareng di dua kelas tersebut. Mereka nggak pelit ilmu dan pengen pinternya bareng-bareng. Jempol deh buat yang dua ini hehehheee…


Balik lagi ke kelas SEO. Ini walaupun kebanyakan materinya hampir sama ama materi kelas blogging taon lalu, tapi bukan berarti saya langsung paham dan jadi peserta yang paling pinter. Nggak. Saya udah lupa tuh materi taon lalu, cuma ingetnya pernah mempelajarinya doang. Prakteknya masih nol besar. Makanya kemarin itu rasanya pusiiiing banget pas musti otak-atik html lah, daftar ke google webmaster lah, struktur tulisan harus begini begitu lah. Ribeeeet… belum lagi deadline tulisannya.
Saya mah mau nyerah aja. Tapi keinget siapa yang nyerah atau yang tugasnya nggak selesai sesuai deadline, musti nraktir es krim. Gak mau ah, saya maunya ditraktir, bukan nraktir hahahhaa


Taon lalu udah belajar materi yang sama tapi taon ini tetep pusing pas praktek, keliatan banget ya saya selama ini nggak praktekkin materi yang didapat taon lalu.


Iya saya ngeblog emang masih asal-asalan sih. Tipikal yang nggak begitu peduli sama aturan-aturan ini itu dalam dunia perSEOan. Materi SEO ini padahal bisa dikatakan sering dibahas. Udah pernah ada DURIAN (Diskusi Ringan Anak Medan, agenda kumpul bulanannya Blog M) yang materinya bahas SEO. Udah pernah diajarain langsung ama Rudi. Udah dua kali ini ikut kelas blog yang bahas tentang SEO. Sayanya tetep aja nggak paham juga, duuh... susahnya belajar SEO sama kayak belajar memahamimu bang, susyaaaah hiks.. *halah baper*


Saya nggak ngerti dimana salahnya. Yang jelas kalau udah mulai buka note di Line yang berisi langkah-langkah yang berkaitan dengan SEO saya udah mulai pusing deh itu kepala. Dan sekarang pun, kalau saya disuruh praktekkin dari awal tanpa liat catatan, dijamin saya nggak bakal bisa. Doooh… kalau diibaratkan anak sekolah, saya ini murid yang lambat belajar hingga nggak naik kelas mulu huhuhuuuu…


Sekarang kelas SEO masih berjalan, ada beberapa note di grup Line yang belum saya buka. Isinya pasti materi dan tugas yang musti dikerjakan. Saya biarin aja, rasanya kok belum siap berpusing-pusing ria lagi. Ribet ya orang yang pengen belajar tapi lola alias loading lama ini hahhahahaa


Tapi apapun itu, saya mau bilang makasih buat Yoga dan Rudi yang udah buka kelas buat kami-kami yang ilmunya masih secuil ini. Maafkan perempuan satu ini yang masih belum ngerti juga walau sudah dijelaskan untuk yang kesekian kalinya :D


Ada yang ngerasain susahnya belajar SEO seperti yang saya alamin. Share dong tipsnya biar kita sama-sama pinter :D

ANTARA MARET DAN NOVEMBER

06.33 17
kepada muara rindu


Sekali waktu terjalin sua tanpa sengaja
Terucap sapa yang ragu-ragu
Sesaat kemudian kau menghilang tanpa sempat kuterka langkah

Aku mencari-cari
Menyesali sekian detik waktu yang kita lewatkan percuma hanya karena ego semata
Penyesalan yang melahirkan andai
Andai kau tak menyapa
Andai kita tak berada di tempat yang sama
Atau andai kita bisa sedikit lebih dewasa
Andai saja
Tapi berandai-andai ternyata justru menyulutkan marah di hatiku
Untuk apa menyapa jika akhirnya pergi tanpa kata

Antara Maret dan November
Tidak ada yang berubah selain kekanak-kanakkan kita
Selain pertemuan tak disengaja yang mengobarkan amarah.

Rumah Takdir, 04 Nov’15

CAMPING DI GAJAH BOBOK BARENG SHEILAGANK SUMUT

13.57 18
fans sheila on 7
Camping di Gajah Bobok bareng Sheilagank Sumut

Camping di Gajah Bobok bareng Sheilagank Sumut – Wisata Sumut : Camping di Gajah Bobok Bareng Sheilagank Sumut ini sebenarnya udah lama banget kejadiannya. Udah hampir setahun ciiin. Cuma ya dasarnya saya malesan mau nulisnya tapi tetep pengen punya dokumentasi tulisan biar suatu saat bisa jadi pengingat, jadinya saya paksalah diri ini untuk menuliskannya.


Waktu itu November 2016 *tuh kan bener udah lama banget*. Saya dan beberapa anak Sheilagank Sumut memutuskan untuk camping ke Gajah Bobok. Waktu itu memang Gajah Bobok lagi hits-hitsnya di kalangan pecinta alam dan para muda-mudi yang hobi ke tempat-tempat hits buat selfie-selfie biar ada bahan postingan instagram. Jangan tanya saya termasuk golongan yang mana karena saya sendiri pun bimbang. Di satu sisi saya emang suka camping walau sekarang udah jarang ndaki gunung *faktor U kali ya, rasanya mbayangin ndaki gunung kok ya capek*, di sisi lain saya juga seneng aplot foto di instagram. Jadi anggaplah saya congok karena termasuk di keduanya :D


Kami berangkat 5 sepeda motor, saya, Aisyah, Rossi, Fathur, pacarnya Fathur (sekarang udah jadi mantan :D), Hari, Ibenk, Rival, bang Frans, dan bang Iyus. Jalan-jalan kali ini sedikit berbeda karena ada 2 orang di antara kami yang baru pertama ikutan jalan-jalan yang setengah adventure ini : Rossi dan Hari.

Baca juga :7th Anniversary Sheilagank Sumut : 7 tahun (semoga) untuk selamanya


Gajah Bobok ada di Merek, Kabupaten Karo. Lokasinya berada di berbukitan di sisi sebelah kanan atas Air Terjun Sipiso-piso. Perjalanan dari Medan ke Merek sih aman terkendali karena jalan aspalnya terbilang bagus. Sedikit rintangan saat masuk ke simpang yang menuju ke Bukit Gajah Bobok. Kombinasi jalanan tanah dan bebatuan yang licin karena musim hujan. Tak ada penerang karena memang tidak ada perumahan penduduk.


Saya sempat khawatir musti jalan kaki karena kondisi jalan yang tak memungkinkan seperti kejadian saat camping ke Bukit Gundul di Sipiso-Piso. Dan benar saja yang saya takutkan. Di tengah jalanan gelap, licin, dan berbatu saya musti jalan. Tapi bukan karena yang bonceng saya kewalahan bawa motornya, melainkan karena Rossi yang jalan sendirian. Jadinya minta temenin. Saya sempat kaget kok Rossi jalan, rupa-rupanya bang Frans yang bonceng Rossi masih jauh di belakang. Kebiasaan di jalan aspal nih bang Frans, kena jalan licin berbatu bingung deh hahhahaa… herannya kok lumayan jauh bang Frans ketinggalan sementara Rossi jalan udah nyampe ke tempat saya  dan Ibenk nungguin mereka :D

Baca juga : Camping di Bukit Gundul Sipiso-Piso : Malam Olahraga, Pagi dipeluk kabut


Kami jalan pelan-pelan sambil nunggu bang Frans. Di jalanan yang cukup landai akhirnya Rossi kembali ke boncengan bang Frans. Kami pun melanjutkan perjalanan. Menyusul yang lainnya yang sudah duluan.


Ada sekitar 20 menitan perjalanan tanpa aspal yang kami lalui sebelum akhirnya sampai di area parkir. Saya lupa berapa harga yang harus kami bayar ke penjaga parkir, yang jelas dari lokasi parkir kami masih harus mendaki bukit untuk mencapai lokasi camping.


Dalam keremangan malam, kami mendaki bukit sambil bercengkrama. Sebenarnya jalanan ini masih bisa dilalui sepeda motor bahkan mobil. Tapi berhubung di bawah kami sudah dihadang untuk parkir jadi ya sudahlah. Saat kami berjalan, beberapa sepeda motor melewati kami. Entah mereka pemuda setempat jadi punya hak preogatif bawa motor sampai atas, atau memang sebenarnya dibolehkan sepeda motor sampai di puncak bukit. Kami karena semuanya baru pertama kesini jadi ya manggut-manggut aja waktu disuruh parkir.

camping ground
Besoknya pas jalan mau pulang baru keliatan, beneran disini banyak yang bawa motornya sampai puncak bukit. Lah kami ngos-ngosan jalan kaki -_-


Cukup banyak yang camping malam itu. Kami memutuskan untuk mendirikan tenda di puncak bukit satu lagi karena di puncak pertama sudah terlalu ramai. Yeiii… Bukit Gajah Bobok ini memang terdiri dari beberapa bukit. Mengenai namanya, sampai sekarang saya juga tidak tau kenapa dinamai Gajah Bobok. Mungkin kalau dilihat di dari atas bentuknya seperti gajah yang lagi tidur kali ya.
Menuruni punggung bukit kemudian mendaki lagi, akhirnya kami sampai di puncak bukit yang kedua. Disana sudah ada beberapa tenda. Untungnya masih ada space kosong untuk kami mendirikan tenda, jadilah para pria memasang tenda.




Dan, kami cuma bawa satu tenda hahahhaa… jadi waktu itu harusnya Fredi, teman kami yang punya tenda harusnya ikut camping. Tapi karena satu dan lain hal akhirnya dia nggak jadi ikut. Karena ngabarin batal berangkatnya saat kami sudah dalam perjalanan jadi ya lanjut aja. Emang muat 1 tenda buat 10 orang? Ya nggak lah. Cowok-cowoknya tidur di luar beralaskan mantel hujan :D


Sebenarnya kalau camping gini saya jarang beneran tidur. Biasanya diisi dengan ngobrol-ngobrol dan becanda. Atau kalaupun tidur yang bentar banget lah karena nyampenya juga udah larut malam. Seperti di Gajah Bobok ini, saya, Aisyah, Rossi, dan pacarnya Fathur malah asik ngerumpi ini itu. Walau akhirnya tidur juga sih menjelang pagi.

gajah bobok
Bukannya tidur, di dalam tenda malah ngerumpi sambil ngemil kacang :D




Pagi di Gajah Bobok
Salah satu hal yang saya suka dari camping adalah bisa menikmati suasana pagi yang syahdu. Udara dingin berbalut kabut yang romantis. Saya sungguh jatuh hati dengan suasana pagi seperti ini. Maklum, di Medan biasanya paginya ya diisi dengan kebisingan-kebisinginan yang membosankan. Entah itu deru suara kendaraan, atau udara gerah yang memaksa untuk segera bangun.


Jadi merasakan pagi di puncak bukit di pinggiran Danau Toba dengan awan yang menggantung di atasnya, dan semburat cahaya jingga di ufuk timur yang memantul indah ke air danau, itu sungguh momen pagi yang saya nikmati sekaligus syukuri.

wisata sumut
Maafkan kamera hape saya yang cuma bisa segini doang ngabadiinnya, padahal aslinya cantik banget


pariwisata sumut
Pagi di Gajah Bobok
bukit gajah bobok
Pemandangan pagi di Bukit Gajah Bobok seperti ini sudah cukup membuat saya jatuh hati


pemandangan pagi danau toba
Awannya menggantung di atas danau Toba, cakep


sampah di tempat wisata
Sayangnya banyak sampah. Please deh ya, camping boleh, tapi jangan nyampah dong!

Sayangnya, iya sayangnya. Sayangnya saya belum nemu temen yang sama-sama penikmat suasana pagi seperti yang saya ceritakan barusan. Temen-temen Sheilagank Sumut memang banyak yang hobi jalan-jalan. Tapi mereka bukanlah penikmat suasana syahdu seperti ini. Mereka cenderung sekedar ingin datang dan dapat embel-embel pernah kesana. Jadi nggak heran kalau pergi bareng anak Sheilagank Sumut itu biasanya kami nyampe ke lokasi tengah malam, diriin tenda. Paginya foto-foto, kemudian bergegas pulang.

bukit gajah bobok
Kadang rasanya belum puas menikmati pemandangan sekitar, tapi sudah harus pulang


Buat saya itu sangat kurang. Sangat-sangat kurang bahkan. Saya butuh banyak waktu untuk sekedar diam menikmati sajian pemandangan alam. Membiarkan angin mengibas-ngibas jilbab saya hingga kadang tanpa saya sadari beberapa helai rambut saya menyembul keluar. Saya bakal betah berlama-lama duduk di atas batu dikelilingi semak belukar sambil memutar musik band-band indie.

tempat hist di sumut
Sekedar jalan santai di antara ilalang gini aja udah buat saya seneng :D

Kadang saya suka ngayal punya temen jalan yang betah berlama-lama bercengkrama dengan saya sambil memandangi matahari yang naik perlahan. Membicarakan berbagai hal sambil sesekali menyeruput kopi atau teh hangat yang kami seduh seadanya. Yang tidak memikirkan harus segera kembali ke Medan karena esok musti kerja.

tempat hits dan kekinian di sumut
Kadang suka ngayal punya temen yang asik buat berlama-lama menikmati tempat ini

tempat kekinian dan instagramable di sumut
Pemandangan pagi di Gajah Bobok


Tapi begitu pun ya saya tetep bersyukur temen-temen Sheilagank ini pada suka jalan ke alam. Lah kalau semua sukanya nge-mall saya yang repot dong, nggak punya temen buat berlelah-lelah ke alam *padahal nge-mall juga melelahkan loh muter sana-sini*.

tempat camping kekinian
Tetep bersykur punya temen-temen Sheilagank Sumut yang suka jalan-jalan :)

Okeh, udahan curhatnya. Balik lagi tentang suasana pagi di Gajah Bobok. Sepanjang mata memandang yang ada ya bentangan danau dan berbukitan hijau. Kami berjalan-jalan di sekitaran bukit dan berfoto-foto. Lengkapnya bisa dilihat di foto-foto di bawah ini.

tempat menarik di sumut
Selain pemandangan danau toba, bukit gajah bobok juga menawarkan pemandangan hijau perbukitan dan gunung di kejauhan.

sheilagank sumut
Puncak bukit yang kami lewati tadi malam, penuh tenda warna-warni


View dari gajah bobok


camping di bukit gajah bobok
Sheilagank Sumut

fans sheila on 7
Ciwi-ciwi Sheilagank Sumut
tempat wisata menarik di sumut
Entah foto gaya apa.


camping bareng di bukit gajah bobok
Saya dan Aisyah

Puas berfoto-foto kami pun bergegas membongkar tenda dan bergerak pulang. Berbeda dari jalur saat pergi, kami memilih melewati jalur yang tembusnya bisa ke Sipiso-Piso. Jangan tanya saya rutenya karena so pasti saya nggak ingat. Masalah rute itu urusan Fathur, kami cuma ngekor saja di belakang.
Karena (mantan) pacarnya Fathur pengen ke Air Terjun Sipiso-piso, kami pun memutuskan untuk singgah ke Sipiso-piso. Tapi yang turun sampe ke bawah mah cuma Fathur sama pacarnya doang.
Kami nunggu di atas aja sambil ngeteh dan makan siang. Bukan apa-apa, badan udah lelah ciiiin, takutnya kalau ikutan ke bawah bakal nggak sanggup naiknya lagi :D

camping bareng
Kemas-kemas


bukit gajah bobok
Perjalanan menuruni bukit

tempat wisata kekinian di sumut
Itu tuh bukit tempat kami camping
tempat camping hits di sumut
Ini di bukit yang udah penuh itu. sepeda motor bisa sampai ke puncak bukit ini. Ada pepohonan yang jadi tempat berhammock ria.
tempat hits dan kekinian di sumut
Pemandangan menuju tempat parkir


Menjelang sore kami bergerak kembali ke Medan. Selesailah cerita tentang Camping di Gajah Bobok bareng Sheilagank Sumut. Ada beberapa cerita perjalanan lagi sih bareng Sheilagank Sumut yang belum saya posting. Tungguin dan doain nggak males yak nulisnya.



Kalian pernah camping di Gajah Bobok? Gimana ceritanya?!