SPOTS, APLIKASI KASIR DENGAN FITUR BERAGAM

03.16 6
spots 5
SPOTS, aplikasi kasir dengan fitur beragam

SPOTS, Aplikasi Kasir dengan Fitur Beragam : Maret-April tahun ini jadi bulan yang cukup sibuk buat saya. Selain rutinitas biasa, ada beberapa aktifitas tak biasa yang harus saya jalankan dua bulanan ini. Salah satunya adalah ikutan stand di PRSU (Pekan Raya Sumatera Utara).


Yass,, sama memberanikan diri untuk buka usaha lagi dan menyewa stand di PRSU. Cukup excited karena ini merupakan pengalaman baru buat saya. Nyoba-nyoba buka usaha sih udah sering, tapi buat ikutan dalam sebuah event itu baru kali ini. Langsung event sebulan lagi, so pasti biaya sewanya nggak murah. Sungguh nekat memang, ehhehee…


Asiknya ikut stand ini jadi punya kenalan baru sesama pengusaha kecil yang masih merintis. Banyak yang masih muda. Beberapa juga perantauan seperti saya.


Ada cerita yang menurut saya lucu tentang PRSU ini. Sebelum PRSU berlangsung, saya sudah berencana bawa bekal tiap hari supaya ngirit. Saking niatnya sampe bongkar  kardus untuk ambil wadah bekal makan saya. Eh gitu event berlangsung, bawa bekalnya cuma 2 kali doang, selebihnya jajaaaaan.


Ada dua alasan sih kenapa akhirnya memutuskan buat nggak bawa bekal. Pertama karena di sederetan stand saya itu isinya penjual makanan dan minuman semua. Cuma stand saya yang nggak jual makanan. Dikelilingi gerobak dengan aneka jajanan itu beraaat sodara. Bawaannya mau jajan mulu. Bekal saya sukses cuma di hari pertama doang. Hari kedua gagal. Bukan gagal bawa bekal, melainkan gagal menghabiskan bekal. Keasikan kulineran sampe bekalnya utuh tak tersentuh.


Alasan kedua ya karena walau baru kenal sama sesama pengisi stand, nggak tau kenapa langsung merasa senasib seperjuangan. Jadi mutusin buat beli jajanan mereka sekalian ngebantu supaya jualan mereka cepat habis. Soalnya PRSU tahun ini tergolong sepi pengunjung. Kan kasian yang jualan jajanan kalau nggak laku bahannya bisa busuk. Beda ama jualan saya yang masih bisa dijual kapan-kapan.


Begitu lah ya, ternyata perasaan senasib ini sukses membuat saya melupakan niat luhur saya untuk bawa bekal supaya hemat. Juga sukses membuat saya masa bodoh sama lemak-lemak yang menggelambir. Rasanya senyum mereka saat kita beli jualannya ketika pengunjung sepi itu kok ya lebih penting ketimbang lemak-lemak yang bisa dihancurkan dengan olahraga *walaupun olahraganya entah kapan :D*


Ngeliat banyaknya penjual makanan di PRSU kemarin ngebuat saya keinget usaha-usaha yang udah pernah saya jalankan sebelumnya. Beberapa di antaranya adalah usaha kuliner. Semuanya tumbang sebelum sempat mengecap manis kesuksesan *ahaaiii,,, gaya banget bahasa saya*


Saya jadi mikir, apa ya yang bikin usaha kuliner saya dan temen saya dulu itu gulung tikar. Selain karena memang kami yang belum fokus, mungkin masalah lokasi juga kali ya. Dulu lokasi café kita tuh di pinggir jalan sih emang. Kita mikir bakal rame nih pengunjung. Eh ternyata salah perhitungan. Karena emang walaupun siang rame, jam 9 malam aja udah mulai jarang orang melintas. Sementara kita jualannya sore ke malam.


Sekarang, di jaman digital yang apa-apa tinggal klik, saya kok tergelitik untuk nyobain buka usaha kuliner lagi. Secara ya, era digital ini nggak cuma memanjakan kita sebagai konsumen aja, tetapi juga memberi peluang selebar-lebarnya bagi yang mau mengambil peluang, jualan online misalnya.
Iya, saya pengen buka usaha kuliner. Tapi nggak pengen gagal lagi seperti yang sudah-sudah. Makanya semuanya musti dipikirkan dengan bijak. Harus dipersiapkan dengan baik. Termasuk masalah catatan penjualan. Harus rapi dan dicek tiap hari.


Apalagi sekarang teknologi sudah sangat memudahkan. Promosi bisa dari online. Jualan bisa online *Dulu bisa juga sih, cuma belum dimaksimalkan seperti sekarang*. Catatan penjualan juga nggak harus ditulis manual di buku, karena sudah ada SPOTS, sistem Point of Sale yang membantu operasional usaha kita dengan beragam fitur yang dimilikinya.


Jadi SPOTS ini adalah aplikasi kasir yang masih satu grup dengan perusahaan GO-JEK. You know lah ya GO-JEK, si unicorn pertamanya Indonesia ini sudah terbukti kualitasnya lewat nama besar yang masih mereka pertahankan hingga kini.


Nggak cuma sebagai mesin kasir, SPOTS ini multifungsi gaes. Cocok banget untuk pengusaha kuliner. Dari mulai usaha kecil yang pakai gerobak keliling, warung sederhana, café, sampe resto, semuanya cocok menggunakan SPOTS karena memang praktis dan efektif. Dengan SPOTS kita bisa menghemat waktu, khususnya untuk hal-hal yang berhubungan dengan catatan penjualan.


spots 2


Masalah catat mencatat ini emang hal sepele tapi wajib buat yang bener-bener serius berwirausaha. Bayangin kalau sampai salah nyatet penjualan, bisa pusing tujuh keliling. Nah SPOTS ini solusi buat pengusaha kuliner yang pengen catatan penjualannya rapih tanpa perlu repot-repot nulis di buku catatan tiap kali orderan datang.


Beragam Fitur dalam Satu Perangkat
Mengatur menu. Dengan SPOTS, kita bisa mengatur menu jualan kita. Atur manual bisa, impor dari menu GO-FOOD juga bisa kalau kita sudah terdaftara sebagai partner GO-FOOD. Karena seperti yang udah saya sebutkan, SPOTS dan GO-JEK ini satu grup perusahaan, so pasti bisa terkoneksi ke akun GO-FOOD kita.


Kita bisa atur menu kita sesuai keinginan, dari mulai jumlah, harga, foto, serta kategori, semuanya bisa diatur.

spots 1



Terima pesanan GO-FOOD
Ini juga buat yang sudah terdaftar sebagai partner GO-FOOD. Lewat SPOTS kita bisa dapet notifikasi real time kalau ada pesanan lewat GO-FOOD. Jadi menurut saya menghemat waktu banget untuk semua pihak. Kita bisa segera siapin orderan tanpa harus menunggu driver GO-JEK tiba, waktu menunggu si driver jadi lebih singkat, konsumen juga nggak harus nunggu lama untuk pesanannya.



Terima pembayaran GO-PAY
Punya akun GO-JEK memang idealnya punya GO-PAY juga dong. Karena selain praktis juga bisa digunakan di SPOTS. Cukup scan kode QR dan dana pun masuk ke akun GO-PAY kita. Praktis. Nggak pake acara bingung ketika nggak ada uang receh untuk kembalian.

spots 7



Mencatat ragam tipe pembayaran
Nggak cuma menerima pembayaran pakai GO-PAY aja loh. Pakai kartu debit, kredit, tunai, dan yang lainnya juga bisa kok. Semuanya tercatat di SPOTS. Jadi kita bisa tau tipe pembayaran apa yang sering digunakan pembeli.



Cetak resi instan
SPOTS memang bukan mesin kasir semata. Karena perangkat ini ternyata juga dilengkapi dengan mesin printer sodara sodara. So, nggak perlu mesin tambahan lagi dong kalau sewaktu-waktu mau cetak resi transaksi.

spots 4



Dapatkan laporan harian
Baik usaha baru merintis ataupun yang sudah maju, yang namanya usaha itu memang musti dipantau tiap waktu.  Sebab dengan memantaunya, kita tau apa- apa yang musti dilakukan untuk perkembangan usaha kedepannya. Kalau kita pakai SPOTS kita bisa melihat rekap penjualan kita setiap hari, baik dari aplikasi maupun lewat email.



Ternyata ya, banyak kegunaan SPOTS. Fitur-fiturnya sangat membantu pengusaha nggak hanya mencatat penjualan, tapi juga cetak resi, mengatur menu, laporan harian, dan berbagai kemudahan lainnya. Dan untuk satu perangkat dengan banyak fungsi seperti yang sudah saya ceritakan di atas, kita cuma perlu ngerogoh kocek 290 ribu saja untuk biaya pendaftaran dan 2.900 rupiah untuk biaya hariannya. Dengan berbagai fitur dan kemudahan yang didapat, harga tersebut sangat worth it lah ya menurut saya.



Hmmm,,, malam-malam gini ngobrolin mesin kasir dan usaha kuliner. Apakah itu artinya saya bakal membuka usaha di bidang kuliner lagi? Entah lah! Kita lihat saja nanti :)


Ada yang pernah pakai SPOTS? Gimana pengalamannya? Ceritain di kolom komen ya :)



PASAR TIKUNG, PASAR WISATA PERTAMA DI SUMUT

15.38 0
pasar tikung pasar wisata pertama di sumut
Pasar Tikung, Pasar Wisata Pertama di Sumut

Pasar Tikung, Pasar Wisata Pertama di Sumut : Kalau ada temen yang main ke Medan dan mau balik ke kotanya, salah satu yang sering ditanyakan adalah tempat membeli oleh-oleh. Dan saya biasanya bakalan antusias banget ngasih tau. Ya walau ada bingung-bingungnya juga.


Iya bingung. Soalnya di Medan ini masih sedikit toko oleh-olehnya. Itu pun lokasinya beda-beda. Jadi kalau misal kita masih belum menemukan barang yang pas di salah satu toko oleh-oleh, bakal ribet dan wasting time banget kalau pengen ke toko oleh-oleh lainnya.


Nah beberapa bulan lalu saya nggak sengaja liat postingan seorang kawan blogger di instagramnya tentang Pasar Tikung. Bikin penasaran karena dia bilang ini pasar wisata. Kepo dong tanya-tanya. Eh kemarin malah dapat kesempatan buat liat langsung ke lokasinya, asiiiiik.


Jadi gaes, Pasar Tikung ini sebenarnya adalah pasar revitalisasi dari pasar sebelumnya, yakni Pasar Inpres Titi Kuning. Meski masih dengan konsep pasar, namun Pasar Tikung adalah pasar yang mengedepankan kebersihan dan keteraturan demi kenyamanan pengunjung.


Menariknya, mayoritas penjual di Pasar Tikung nantinya adalah pedagang kerajinan, souvenir, dan oleh-oleh khas Sumut. Itu makanya dikatakan Pasar Tikung Pasar Wisata pertama di Sumut. Karena memang didominasi oleh penjual oleh-oleh khas Sumut.


Saya berkesempatan mengunjungi Pasar Tikung yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Lokasinya dekat dari rumah kontrakan saya di jalan Brigjen Katamso. Karena letak Pasar Tikung di jalan Brigjen Zein Hamid Medan, jadi dari jalan Brigjen Katamso cukup lurus saja ke arah Titi Kuning. Melewati underpass Titi Kuning, Pasar Tikung berada di sisi sebelah kanan, sekitar 70 meter dari underpass. Sangat mudah mencarinya, cukup berpatokan pada underpass Titi Kuning saja.

Untuk wisatawan, lokasi Pasar Tikung ini terbilang strategis ya. Dari Bandara menuju Berastagi, Kabanjahe, Langkat, biasanya melewati underpass Titi Kuning yang memang sangat dekat dengan lokasi Pasar Tikung.

pasar tikung
Pasar Tikung yang sedang dalam pembangunan


Setelah beroperasi nanti, Pasar Tikung akan terbagi dalam 5 zonasi yang terbagi dalam 5 lantai. Lantai dasar akan menjadi lokasi parkir yang mampu menampung 150 mobil dan 200 motor. Saat ini lantai dasar masih menjadi tempat sementara bagi pedagang tradisional existing. Nantinya pedagang-pedagang ini akan menempati lantai satu.


Akan ada 389 kios dan stand di lantai 1, wuaaah banyak juga ya. Pedangan basah (ikan, ayam, daging) berada di bagian belakang. Pedagang sayur mayur, buah dan sembako di bagian tengah. Di bagian depan lantai satu diisi oleh pedagang pakaian.


Nah di lantai 2 dan 3 ini yang bakal jadi surganya turis yang pengen beli oleh-oleh. Karena di dua lantai ini diisi oleh penjual kerajinan dan souvenir khas Sumut. Lantai 3 berisi 160 unit kios, sementara lantai dua lebih banyak lagi, yakni 183 unit kios.

pasar tikung medan
Kios-kiosnya sudah sudah selesai gaes

pasar wisata medan
Bakal jadi surganya wisatawan pencari oleh-oleh nih :)

Kalau lantai 2 dan 3 adalah surganya para turis pemburu oleh-oleh, maka lantai 4 adalah surganya pecinta kuliner.  Yess, lantai 4 yang merupakan rooftop ini bakal dijadikan food market. Dimana akan ada 94 kios dan stand dengan berbagai jenis makanan dan minuman yang siap menggoyang lidah siapa saja. Cabana Food Market namanya. Food market bernuansa pantai dengan total luas area 3 ribu meter persegi. Area ini cukup untuk 500-1000 kursi, dimana tiap seating areanya teratapi.

pasar tikung sumut
Rooftop, ini lokasi food marketnya gaes


Dari zonasi yang sudah saya ceritakan barusan saja sudah jelas kalau Pasar Tikung ini dibangun bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pasar. Tetapi juga untuk kita-kita yang kalau jalan-jalan suka dimintain oleh-oleh, kita-kita yang kalau kemana-mana pengen bawain sesuatu untuk keluarga, kita-kita yang biar kata ngetripnya ala backpacker tapi tetap kekeh cari oleh-oleh sesuai budget, juga untuk kita-kita yang maunya belanja di tempat yang nyaman tapi harganya bersahabat banget sama dompet :)

pasar wisata
Sosialisasi Pasar Tikung bareng pelaku IKM 


Tapi etapi, sebagai pasar wisata dan pula ditargetkan menjadi destinasi wisata, Pasar Tikung tidak hanya menawarkan aneka pilihan souvenir khas Sumut saja. Tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang nggak semua pasar memilikinya.


Memang apa aja sih fasilitas di Pasar Tikung? Ini dia :


Ramp Putar. Nggak tanggung-tanggung, ramp putar di Pasar Tikung adalah ramp putar raksasa pertama di kota Medan.

pasar tikung di medan
Masih dalam tahap penyelesaian


Lift Penumpang dan Lift Barang. Walau konsepnya pasar, tapi fasilitas harus modern dong. Jadi di Pasar Tikung ini juga disediakan lift. Dibedain malah, ada lift barang dan lift penumpang. Jadi nggak cuma pengunjung aja yang dimanjain, pedagang juga. Kan nguras tenaga dan waktu juga kalau misal mau restock barang di lantai 3 kalau nggak lewat lift.


Toilet sekelas mall. Seperti yang saya sebutkan tadi, konsep boleh pasar, fasilitas musti mall ya kan ya kan.  Karena masalah toilet ini kelihatannya aja sepeleh, tapi sebenarnya penting dan mendasar. Saya termasuk orang yang menjadikan toilet sebagai salah satu landasan untuk mengambil keputusan.

Misal mau nginap di hotel, ke mall, café, dan bahkan saat hendak ngontrak rumah. Saya periksa dulu toilet/kamar mandinya layak nggak. Kalau toiletnya nggak asik, walau harga kontraknya murah, saya nggak akan pilih. Gitu juga kalau nginap di hotel atau maen ke mall/café, kalau punya pengalaman nggak asik sama toiletnya, saya bakal males datang kesitu lagi.


Di Pasar Tikung, di tiap lantainya disediakan toilet standart mall untuk memenuhi kenyamanan pengunjung.



Fasilitas Keamanan. Nggak cuma ke pasar, kemana pun pasti kita pengennya aman dan nyaman ya kan. Selain security 24 jam, Pasar Tikung juga dilengkapi dengan CCTV, alarm, fire hydrant, IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan tangga darurat. Ini penting banget nggak cuma buat pengunjung, tapi juga buat pedagang gaes.


Tempat Parkir. Ini tadi udah saya ceritain ya kalau di lantai dasar bakal dijadiin parkir yang mampu menampung 150 mobil dan 200 motor. Tapi ini belum termasuk parkir di pelataran depan ya gaes. Jadi bisa lebih dari jumlah di atas.


Atrium. Namanya wisata sudah pasti dekat dengan seni dan budaya. Nah di Pasar Tikung ada atrium yang bisa digunakan untuk berbagai pertunjukkan seni dan budaya. Makanya yang datang kesini nggak harus karena pengen beli souvenir, tapi untuk lihat pertunjukkan seni juga bisa.


Mushola. Jualan mencari rejeki itu wajib. Menyenangkan orang dengan memberi hadiah/oleh-oleh itu dianjurkan (yang penting sesuai kesanggupan), dan beribadah nggak boleh tinggal karena dua hal tersebut. Jadi keberadaan mushola ini merupakan poin plus ya menurut saya.


Genset. Apa jadinya kalau lagi asik milih oleh-oleh tiba-tiba listrik padam. Mending kalau sebentar, lah kalo berjam-jam gimana dong. Tapi di Pasar Tikung hal itu nggak akan terjadi karena pasar ini dilengkapi dengan genset. Begitu listrik padam genset pun dihidupkan, pilih-pilih souvenir pun bisa dilanjutkan.


Dengan semua fasilitas dan konsep pasar wisata yang diusung Pasar Tikung, saya kok jadi nggak sabar pengen segera bisa belanja-belinji dan kulineran di Cabana Food Market ya. Nggak sabar pengen ngasi tau temen-temen di luar Medan kalau Medan bakal punya pasar wisata yang lokasinya mudah diakses, nyaman, bersih, dan ideal juga buat kulineran.

pasar wisata pertama di sumut
Nggak usah fokus di orangnya, fokus ke kipas angin yang sudah terpasang di langit-langit itu aja, jarang-jarang kan pasar ada kipas anginnya :)


Ada yang pernah bingung nyari oleh-oleh khas Sumut di Medan? Tenang sebentar lagi bakal dibuka Pasar Tikung pasar wisata pertama di Sumut. Kita tunggu bareng-bareng yuk, soft opening Pasar Tikung direncanakan diadakan Juni tahun ini. Sementara grand openingnya direncanakan akhir tahun ini :)


Masih butuh info lanjutan tentang Pasar Tikung, pantengin aja IG mereka : @pasartikung dan websitenya : www.pasartikung.com

HARGA HEADSET LOGITECH GAMING TERBAIK 2019 DAN SPESIFIKASINYA

16.03 0
headset logitech
Harga headset Logitech gaming terbaik 2019 dan spesifikasinya (foto : www.bukalapak.com)


Harga Headset Logitech Gaming Terbaik 2019 dan Spesifikasinya - Untuk meningkatkan kenyamanan saat mendengarkan musik, menonton film, atau bermain game, headset merupakan perlengkapan yang pastinya dicari oleh pengguna gadget. Dengan bentuknya yang menutupi telinga, tentu sensasi suara yang dihasilkan gadget kamu akan semakin terdengar jelas. Belum lagi ada fitur khusus peredam suara dari luar yang membuat audio lebih terdengar sempurna.


Buat kamu yang suka bermain game, memakai headset tentu menjadi sensasi tersendiri. Ada banyak produsen headset yang hadir di Indonesia dengan menawarkan kualitas audio terbaiknya, salah satunya Logitech. Dengan kualitas yang mereka tawarkan, pengalaman bermain kamu akan semakin terasa lengkap, apalagi harga headset Logitech masih terjangkau untuk kalangan mid range.


Berikut beberapa model dari headset Logitech yang patut kamu pertimbangkan untuk membelinya dengan harga terjangkau.


Logitech G430 Surround Gaming Headset

Tipe G430 ini termasuk barisan harga headset Logitech terbaik tapi dengan kualitas dan fitur suara yang sudah sangat baik di kelasnya. Banyak gamer yang jatuh hati pada headset ini bukan hanya dari harganya yang murah, tapi juga dari teknologi canggih yang sudah diusungnya, seperti DOLBY 7.1 Surround Sound.


Teknologi itu memungkinkan kamu mendengarkan audio game seolah-olah dari semua arah, sehingga kenikmatan suara-suara gamenya bisa kamu dapatkan dengan sempurna. Ada juga teknologi Noise cancellation yang membuat suara sekitar lebih teredam dan kamu akan fokus pada audio game tersebut saja.


Rancangannya yang ringan pasti akan membuat kamu merasakan seperti tidak sedang menggunakan headset ini. Jadi, kepala kamu tidak akan terasa berat meski kamu sudah menggunakannya berlama-lama. Harga headset Logitech ini sekitar harga Rp 450.000.



Headset Logitech G633

Untuk tipe ini, kamu perlu mengeluarkan biaya yang lebih tinggi dari model sebelumnya. Harga headset Logitech ini sebenarnya masih terjangkau, tapi masuk ke dalam kategori mid range karena harganya sekitar Rp 1.200.000. Meski begitu, kualitas suara yang dihasilkan tidak tanggung-tanggung kamu dapatkan.


Teknologi Superior Sound Pro-G Audio Driver membuat kamu akan merasakan pengalaman mendengarkan suara game lebih berbeda. Kamu yang bermain game perang, pasti akan mendengar dengan jelas musuh berbisik di belakangmu. Bahkan audio soundtrack-nya terdengar lebih sempurna saat memakai headset canggih ini.


Kamu yang membeli headset yang harganya cukup terjangkau ini juga tidak hanya menggunakannya di laptop atau PC saja, tapi juga di smartphone kamu dan game console yang kamu miliki, seperti Xbox atau PS3 maupun PS4. Desainnya terlihat keren dengan memberikan tampilan warna yang bisa berganti-ganti di waktu tertentu.


Dari fitur-fitur itu, sudah wajar harganya yang mencapai 1 jutaan menawarkan kualitas audio terbaiknya.



Headset Logitech Prodigy G231

Kalau harga headset Logitech di atas masih terlalu mahal buat kamu, tipe Prodigy G231 bisa menjadi pilihan yang tepat buat kamu. Harga yang ditawarkannya mulai dari Rp 420.000 hingga Rp 550.000 tapi untuk fitur yang dimilikinya sudah sangat mendukung pengalaman bermain game kamu.


Teknologi Stereo Sound memberikan efek audio yang berkualitas baik, sehingga kamu pun pasti akan betah mendengarkan suara game kamu. Ear cup yang digunakannya sangatlah nyaman karena bahannya yang terbuat dari kain sport nyaman untuk kamu pasangkan terus di telinga kamu. Bahkan kamu bisa membersihkannya dengan cara mencucinya, sehingga kebersihannya bisa terus terjaga.


Untuk mikrofonnya, saat kamu sedang tidak menggunakannya, kamu bisa melipatnya ke atas. Tapi saat kamu memakainya untuk berbicara, audio yang dihasilkannya sangatlah jernih dan jelas di lawan bicara kamu.


Kamu yang masih mencarinya, bisa membelinya di Bukalapak dengan banyaknya lapak yang tersedia. Kamu bisa saja mendapatkan harga headset Logitech lebih murah kalau kamu memakai voucher, diskon, atau gratis ongkirnya. Tentu anggaran yang dikeluarkan tidak semakin bertambah, kan?

DURIAN DAN CERITA TENTANG KEBERSAMAAN

21.38 0



Durian dan Cerita tentang Kebersamaan : Durian, siapa yang tak kenal. Apalagi buat saya yang tinggal di Medan. Kota yang terkenal dengan duriannya yang selalu ada tak kenal musim. Terlepas suka atau tidak suka, orang Medan sudah pasti tau yang namanya durian.


Bercerita tentang durian, buat saya sama saja dengan mengenang orang-orang tersayang. Apa sebab?! Tak lain tak bukan adalah karena sepanjang ingatan, hampir tak pernah saya makan durian sendirian. Selalu ada kawan. Jadi tak berlebihan rasanya jika saya katakana makan durian adalah cara saya dan orang-orang tersayang dalam merayakan kebersamaan.


Di Medan, makan durian bareng-bareng dulu kerap saya lakukan dengan Sheilagank Sumut, komunitas fansnya Sheila On 7 disini. Kami biasa menyebutnya : ngeduren. Sekarang, karena sudah punya kesibukan masing-masing, kenangan ngeduren bareng kerap sekali menghadirkan rasa rindu. Rindu durian yang rasanya memang klik banget di lidah saya. Rindu kebersamaan dengan para kawan. Sebab kini memang tak bisa ngeduren bareng sesering dulu.




Lebih jauh ke belakang, durian adalah sesuatu yang begitu dekat dengan masa kecil saya. Tinggal di kampung di mana hampir tiap orang punya pohon durian di ladang ataupun di belakang rumahnya. Musim durian adalah masa yang menyenangkan buat anak-anak kampung.


Pagi hari begitu bangun tidur langsung ke belakang rumah, mengecek apakah ada durian yang jatuh malam tadi. Menyisir semak-semak dengan penuh harap. Jika ada, wah senangnya bukan main.
Siang hari selepas sekolah, bermain di sekitar pohon durian adalah sebuah kebiasaan. Manakala suara ‘gedebuk’ terdengar, semua riang dan berlari ke asal suara, berlomba siapa yang paling cepat menemukan si buah durian kesukaan. Jika sudah dapat, bersama-sama memeriksa kondisi durian. Apakah masih bagus, tidak ada yang busuk ataupun bolong dimakang kalong. Jika ada bagian yang busuk ataupun bolong, biasanya durian kami belah dan makan bersama bagian yang bagusnya, rejeki kami para bocah.


Jika keseluruhan kondisinya bagus itu artinya rejeki buat orangtua kami, karena yang bagus biasanya dijual ke agen untuk dipasarkan ke kota.


Waktu kecil dulu, makan durian sepuasnya rasanya oke-oke saja. Tapi sekarang, semakin usia bertambah, rasa-rasanya ada saja pantangan untuk makan ini dan itu. Salah satunya durian. Katanya tidak boleh makan banyak-banyak. Yang tinggi kolesterol lah, panas di badan lah, bikin gemuk lah, big no untuk penderita maag, asam lambung, ibu hamil, dan sederet rumor lainnya.


Saya sempat bertanya-tanya juga. Beneran nggak sih ini durian di balik rasanya yang uenak itu punya efek yang semenakutkan itu. Ternyata oh ternyata, tidak seperti itu pemirsa.


Banyak yang menganggap durian memiliki kandungan kolesterol yang tinggi karena setelah mengonsumsinya suhu tubuh cenderung naik, teksturnya yang berlemak, dan bau yang tajam mirip bau alkohol.


Buuuut,,, tidak seperti anggapan banyak orang. Durian malah tidak memiliki kandungan kolesterol. Oh, tentu ini fakta menyenangkan untuk saya. Juga untuk kalian yang suka makan durian tapi parno karena anggapan durian bikin gemuk bersebab kandungan kolesterolnya yang tinggi.
Jadi berbahagialah kita para penikmat durian. Karena dalam 3 biji durian, terdapat 160 Kkal, 6 gram lemak, 3 gram Protein, 30 gram Karbohidrat, 5 gram Serat, daaaan 0 gram kolesterol pemirsaaah. Jadi, dengan kandungan makro nutriens seperti yang disebutkan di atas, durian sebagai buah yang tinggi Anti-oksidan bermanfaat untuk mencegah kanker, tekanan darah tinggi, diabetes, PCOS, dan insomnia.


Ah ini mah pinter-pinterannya Perempuan November aja supaya ada temen ngeduren bareng. Ehehhee,,, nggak dong. Ini info saya dapat waktu menghadiri acara YOUVIT Media & Community Foodpedia pada Kamis 28 Maret 2019 lalu.



Acaranya santai dan asik. Ada Rachel Olsen, Nutrition Expert yang mengupas tentang kandungan buah durian seperti yang saya ceritakan di atas. Seru-seruan juga buat smoothies durian. Fun and enjoy banget.




Selain mengupas tentang nutrisi durian, kita yang hadir juga dikenalkan dengan YOUVIT. Nah, pasti kalian bertanya-tanya kan, apa sih YOUVIT ini. Sama. Saya pun demikian. Tapi pertanyaan saya terjawab di Laurence House, Jl Petula No 2A Medan, tempat YOUVIT Media &Community Foodpedia berlangsung.


YOUVIT, Multivitamin Gummy Pertama di Indonesia
Yess, YOUVIT adalah multivitamin. Jadi cocok banget kita-kita yang aktif, banyak aktifitas, atau saat kondisi tubuh memang sedang tidak fit. Kemarin saat acara berlangsung kebetulan saya emang lagi flu, efek dua mingguan lebih pulang malam terus karena kerjaan. Jadi begitu ditawari untuk mencoba YOUVIT, karuan aja semangat.




Langsung hilang flunya? Ya nggak lah. Dikira iklan TV disitu obat diminum disitu langsung sembuh. Ya pakai proses dong. Dan harus diimbangi dengan pola makan yang baik juga. Jangan mentang-mentang konsumsi multivitamin terus kita sesuka hati pola makan dan pola istirahatnya.


Dari nyobain YOUVIT kemarin, seenggaknya ada beberapa hal yang jadi poin dari YOUVIT yang saya highlight. Apa aja? Ini dia!


Bentuknya Menarik. Kalau selama ini multivitamin berbentuk cair, tablet, atau yang larut dalam air, YOUVIT berbeda. Berbentuk gummy bulat yang lucu. Dan karena bentuknya yang lucu, saya jadi berasa ngunyah jelly kenyal aja gituh, bukan multivitamin, ehhheheee




Rasanya ringan. Yess!! Ini salah satu yang saya suka dari YOUVIT. Rasa berry nya ringan, beneran seperti lagi nge-gummy aja. Rasanya satu aja nggak cukup karena tekstur dan rasanya yang asik. Cuma karena memang dianjurkan cukup satu gummy aja sehari, jadi menanti-nanti esok supaya bisa nge-YOUVIT lagi.


Kemasan menarik. Dari segi tampilan YOUVIT ini fun banget gaes. Pemilihan warna dan disain logonya anak muda banget. Untuk kemasan paket seminggu yang berisi 7 gummies, kemasannya praktis. Dengan adanya double perekat membuat kemasan di dalam aman. Tapi ngebukanya juga nggak ribet karena sudah ada penanda yang memudahkan kita untuk menyobeknya saat akan membuka.




Nah kalau kemasan satuannya dikemas layaknya permen. Jadi kalaupun kemasan paketnya sudah dibuka, masing-masing gummy tetap terjaga karena berada dalam kemasan tersendiri.

Kaya Vitamin. dalam sebutir gummy terdapat 10 jenis vitamin dan 2 mineral yang berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh kita agar tetap fit. Dosisnya juga disesuaikan dengan yang tubuh kita butuhkan gaes. Misal kayak vitamin C nih. Kebutuhan vitamin C tubuh kita kan 50 gram perhari. Di sebutir gummy YOUVIT  mengandung 45 gram vitamin C.


Kenapa nggak dipasin aja 50 gram? Karena yang 5 lagi bisa didapat dari konsumsi makanan/buah kita sehari-hari. Jadi diharapkan kombinasi antara pola makan yang baik dan konsumsi YOUVIT satu gummy setiap hari bisa memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh sehari-hari.



Okeh gaes, sudah cukup melebar kemana-mana obrolan saya ya. Dari mulai durian, kenangan tentang durian, nutrisi durian, sampe ke YOUVIT, si multivitamin berbentuk gummy yang kaya vitamin itu. Sudah cukup sampai disini dulu lah ya. Kalau pengen beli gampang kok, YOUVIT sudah tersedia di 7.000 toko di seluruh Indonesia. Di Medan bisa dibeli di Berastagi Supermarket, Maju Bersama, Irian, dan Suzuya.


Butuh info lebih lanjut tentang YOUVIT? Gampang, kunjungi saja website mereka di youvit.co.id atau di instagram : youvitforlife.


Kalian sudah pernah coba YOUVIT? Gimana kesannya? Ceritain di kolom komentar ya :)



TEMPAT WISATA WAJIB UNTUK DI KUNJUNGI DI JAKARTA

21.42 0
tempat wisata wajib untuk dikunjungi di jakarta
Tempat wisata wajib untuk dikunjungi di Jakarta

Tempat Wisata Wajib Untuk di Kunjungi di Jakarta - Walaupun dikenal dengan kota yang penuh dengan kemacetan, Ibu kota Indonesia yakni Jakarta juga dikenal dengan tempat-tempat wisatanya yang sayang untuk dilewatkan. Di jakarta ada banyak sekali tempat wisata yang bisa memuaskan dahaga kamu akan berwisata. Kamu bisa gunakan tempat wisata tersebut bersama dengan keluarga, sahabat, rekan kerja dan lain sebagainya. Di sana ada beberapa tempat wisata, mulai dari wisata religi, wisata buatan, wisata alam dan lain sebagainya.


Makanya jika kamu berlibur ke Ibu kota tak ada salahnya mengunjungi beberapa tempat wsiaat berikut. Ada beberapa tempat yang harus kamu singgahi yang bakalan bikin kamu gak kecewa berlibur ke Jakarta. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata populer yang ada di Jakarta yang gak boleh kamu lewatkan ketika jalan-jalan kesana, dijamin kamu gak bakalan nyesal berlibur ke Jakarta.


1. Tugu Monas
Monumen bersejarah yang dimiliki Indonesia yakni Tugu Monas adalah tempat wisata yang memiliki nilai sejarah tinggi yang dimiliki Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Bangunan yang didirikan pada masa pemerintahan Soekarno ini sebagai simbol bangsa Indonesia yang berjuang meraih kemerdekaan. Tentunya bagi kamu yang berlibur ke Jakarta pertama kali, tempat wisata bersejarah ini tidak boleh kamu lewatkan. Di monumen tersebut kamu bisa memandangi keindahan kota metropolitan Jakarta di ketinggan gedung yang tentunya menarik.


2. Taman Impian Jaya Ancol
Tempat wisata berikutnya cocok bagi kamu dengan rombongan keluarga kamu. Tempat wisata tersebut menyajikan berbagai wahana permainan yang tentunya menarik untuk di kunjungi, terlebih lagi untuk anak-anak. Wahana yang ada antara lain seperti Gelanggang samudera, dunia fantasi dan sea world yang pastinya akan membuat liburan kamu dengan keluarga menjadi menyenangkan.


3. Dufan
Tempat wisata satu ini juga tidak boleh untuk kamu lewatkan ketika berlibur ke Jakarta. Dengan luas sekitar 9 hektar, berbagai permainan yang menarik bisa kamu temukan di sana. Tentunya tempat wisata ini cocok untuk dikunjungi bersama keluarga atau teman-teman.


4. Kebun Binatang Ragunan
Jika ingin tempat wisata yang membawa nuansa kealaman, kebun binatang ragunan adalah jawabannya. Disini kamu bisa memandangi atau bermain dengan para hewan yang ada di kebun binatang. Tentunya wisata seperti ini baik untuk mendidik anak lebih mengenal tentang dunia hewan dan merangsang tumbuh kembang mereka.


5. Taman Mini Indonesia Indah
Tempat wisata yang sudah lama berdiri ini tentunya menjadi spot wisata yang juga tidak boleh kamu lewatkan, khususnya bagi kamu yang belum pernah sama sekali kesana. Disini kamu bisa melihat berbagai budaya yang ada di Indonesia dan juga terdapat wahana permainan yang seru. Tentunya berlibur akan mendidik dan menyenangkan disini.


6. Kota Tua Jakarta
Spot wisata terakhir yang tidak boleh kamu lewatkan yakni Kota Tua Jakarta. Tempat wisata ini selalu ramai pengunjung baik yang dari luar Jakarta maupun dari Jakarta sendiri. Tempatnya yang masih asri sangat pas untuk dijadikan spot foto, selain itu berbagai kuliner juga ada sekitaran yang tentunya siap memanjakan kamu.


Itulah beberapa tempat wisata di Jakarta yang populer dan tidak boleh untuk kamu lewatkan ketika berlibur ke Jakarta. Walaupun dikenal dengan kota yang penuh dan macet, namun kamu masih bisa menemukan keindahan dan sisi positif dari Jakarta tentunya. Stentu kalau kamu berasal dari luar daerah, silakan manfaatkan pesawat. Sekarang ini harga tiket pesawat tujuan jakarta banyak yang murah. jadi selamat berlibur saja lah.

TELAH DIBUKA! PLAZA UKM, PUSAT OLEH-OLEH SUMUT

21.51 0

Telah dibuka! Plaza UKM, Pusat oleh-oleh Sumut.


"Awas ya kalau pulangnya nggak bawa oleh-oleh"

"Jangan lupa oleh-oleh buatku ya"

Kalian yang sering bepergian pasti sering banget mendengar kalimat sejenis di atas kan?! Sama, saya juga.

Saya pribadi biasanya sebisa mungkin nggak latah ikut-ikutan minta oleh-oleh waktu temen lagi traveling. Takutnya malah membebani. Walaupun ya kalau misal dikasih oleh-oleh rasanya senengnya minta ampun. Merasa jadi orang spesial gituh :)

Perkara oleh-oleh ini sebenarnya seru-seru jambu ya. Bukan hal yang wajib tapi bisa bikin ribet juga kadang-kadang.

Lah iya, kalau misal temen sampe ngambek karna dia nggak dibawain oleh-oleh. Atau misal jadi nggak enakan ama salah satu temen karena oleh-oleh yang kita bawa ternyata kurang, jadi ada yang nggak kebagian, kan jadi ribet tuh.

Atau kalau misal saking banyaknya belanja oleh-oleh sampe kelebihan bagasi. Wohohoo.. Kalau ini saya pernah alami.

Waktu itu berempat sama temen-temen. Mau balik ke Medan dari Surabaya. Duit udah cekak, eh pake acara kelebihan bagasi lagi, amsyooong dah.

Pernah juga biaya beli oleh-olehnya setelah dihitung-hitung ternyata lebih besar dibanding biaya selama traveling. Kalo ini mah saya sendiri pun sampe geleng-geleng kepala sendiri.

Sebenarnya ya, oleh-oleh ini bukan hal wajib juga. Cuma memang rasanya nggak afdol ya ke suatu tempat nggak beli sesuatu yang khas dari daerah tersebut. Entah itu mau buat oleh-oleh, ataupun untuk dipakai sendiri. Rasanya seneng aja kalo bawa pulang sesuatu yang khas dari tempat yang kita kunjungi.


Nah ngomongin tentang oleh-oleh, Senin 18 Maret kemarin saya baru aja menghadiri soft launching Plaza UKM Pusat Oleh-Oleh Sumatera Utara di Bandara Kualanamu.

Berhubung lokasinya di luar Medan, cari kawan dong berangkatnya, biar nggak diem-diem aja di perjalanan. Secara Medan-Kualanamu satu jam juga naik motor ala saya. So, janjian lah sama kak Fuji buat berangkat bareng.

Berangkat jam 10an lewat, agak balap-balap dikit, nyampe lah di lokasi jam 11 kurang dikit. Sudah ada beberapa undangan yang datang, tapi acara belum dimulai. Jadi lah kami muter-muter bentar sambil foto-foto.

Eh iya, sedikit cerita. Plaza UKM Pusat Oleh-Oleh Sumut ini kan lokasinya di lantai 2 gedung Stasiun Railink Kualanamu. Nah, sayanya walau udah sering ke Bandara Kualanamu, baru kali ini masuk ke gedung railinknya. Ketauan ya nggak pernah naik kereta api kalo ke bandara hahhahaaa



Jadi karena baru pertama masuk, agak-agak surprised lah ya liat bangunannya. Segala koper-koper digantungin, lucuuuuk hheheee. Receh banget ya saya, liat koper-koper digantung aja udah seneng, berapa mau berangkat traveling, padahal cuma memenuhi undangan acara doang :D




Balik lagi ke acara soft launching Plaza UKM Pusat Oleh-Oleh Sumatera Utara. Menghadirkan Sofyan Sauri dari Plaza UKM, Suwito dari Angkasa Pura, dan Mayke Ritonga yang merupakan Kabid Bina Objek Usaha Pariwisata.



Jadi kan gaes, Plaza UKM ini memang baru soft launching. Beberapa space juga masih kosong. Tapi sudah ada beberapa yang berisi tenant-tenant yang menjual produk-produk khas Sumatera Utara, baik itu berupa kerajinan maupun kuliner.

Ke depan, rencananya Plaza UKM ini nggak hanya menjual barang kerajinan dan kuliner Sumut, tetapi juga bakal ada event-event seperti handycraft expo, sumatra batik fashion expo, temu rama creativepreneur UKM Sumut, dan sejenisnya.  Tiap Selasa, Sabtu dan Minggu juga bakal ada panggung interactive dengan penampilan berbeda-beda.

Trus, harga-harganya gimana? Mahal nggak sih? Kan biasanya di Bandara mahal-mahal.

Sepenglihatan saya harganya variatif sih. Tinggal sesuaikan ama budget aja. Sortali yang khas dan lagi hits saya cek harganya 15 ribu, standart kan. Di luaran juga harganya segitu, bahkan ada yang lebih mahal.

Baca juga : Harga Headset Logitech Gaming Terbaik 2019 dan Spesifikasinya



Kalau saya lihat nih ya, lokasinya asik, soalnya disediakan kursi di beberapa tempat. Jadi kalau capek muter-muter bisa duduk dulu. Rencananya bakal ada juga kafe dengan menu-menu khas Sumut. So bisa jadi tempat nongkrong juga doong.



Jadi buat kalian yang maen ke Sumut terus bingung beli oleh-olehnya dimana, di Plaza UKM aja, pas sekalian mau pulang, sambil nunggu jadwal penerbangan, bisa belanja dulu. Atau buat orang Sumut  yang hendak berkunjung ke kota lain, ingin bawa oleh-oleh khas Sumut, bisa juga beli disini.




Asiknya di Plaza UKM ini, oleh-olehnya beragam. Nggak cuma dari satu daerah aja, tapi dari semua daerah di Sumut ciiiin. So, kalau cuma sempatnya maen ke Medan tapi pengen bawa oleh-oleh khas Danau Toba, ke Plaza UKM aja.



Oke baiklah, sebenarnya pengen ngobrol lebih banyak lagi. Tapi berhubung laptop lagi rusak dan ini ngetiknya dari hape, jadi segitu dulu lah ya cerita tentang Plaza UKM, pusat oleh-oleh Sumut.

Kalian ada yang udah pernah ke Plaza UKM? Gimana ceritanya?!

HAL GILA YANG SAYA LAKUKAN DI SAMOSIR

11.23 0
hal gila yang saya lakukan di samosir
Hal gila yang saya lakukan di Samosir

Hal Gila yang Saya Lakukan di Samosir : Ingat postingan saya November tahun lalu? Di beberapa postingan kala itu saya ada sedikit cerita kalau saya ke Samosir sendirian. Tanpa rencana ingin kesini atau kesana. Hanya sekedar berdiam di penginapan dan menikmati pemandangan danau yang tersaji di depan kamar. Iya, kamar yang saya inapi memang tepat berada di pinggir Danau Toba dan menghadap ke danau, udah pasti pemandangannya kece.

Baca juga : Welcome my November!

Hari kedua di Samosir, karena mendadak ada keperluan di Simanindo, saya pun rental sepeda motor. Tapi sebelum tanya ke tempat rental, saya hunting info dulu, siapa tau kan disini sistemnya mereka kasi harga dan kita harus tawar. Jadi harus tau harga pasaran dulu dong.


Saat hunting info tarif rental sepeda motor itulah saya nyasar ke blog yang ngebahas tentang 3 hal bodoh yang bisa dilakukan saat berlibur di Samosir. Saya lupa nama blognya dan judul artikelnya.
Yang pasti dia bahas hal-hal bodoh yang bisa jadi hal seru namun juga bisa jadi hal bodoh yang kamu sesalin karena melakukannya saat liburan ke Samosir.


Hal bodoh pertama adalah bersepeda di Tuk-Tuk. Iya, banyak penyedia rental sepeda dan sepeda motor di Tuk-Tuk. Bersepeda di Tuktuk bisa jadi menyenangkan karena bakal disuguhi pemandangan Danau Toba yang memukau, tapi buat yang nggak biasa sepedaan bisa jadi hal bodoh juga, karena jalanan di Tuk-Tuk kan banyak turunan dan tanjakan, dengkul puegeeel coiii,,, saya udah pernah ngerasain dulu. Jadi nggak saya lakuin.


Hal bodoh kedua adalah nyoba magic mushroom. Di café dan resto di Tuk-Tuk Samosir ada banyak nih yang nyediain menu ini katanya. Tapi saya baru tau ini sih. Katanya efek setelah makan magic mushroom bisa beda-beda tiap orang, ada yang happy banget, liat hal-hal sepele yang menurut kita yang normal itu nggak lucu, dianya bisa ketawa ngakak sengakak-ngakaknya.


Bisa juga jadi mellow banget, liat daun jatuh di tempat yang menurut dia nggak sesuai aja bisa nangis. Atau ada juga yang efeknya marah-marah. Saya nggak tau ini jamurnya kayak gimana. Apakah memang efek jamurnya seperti itu atau karena diberi bumbu-bumbu tertentu. Saya nggak tau pasti. Tapi pengen nyoba sih, penasaran hahhaaaa


Tapi karena kemarin sendirian dan takutnya ntar saya dikira gila atau melakukan hal-hal aneh setelah makan tuh jamur, jadi nggak saya coba. Ntar aja nyobanya kalau pas kesana sama temen, jadi kalau saya kena efek magicnya itu jamur, ada yang ngurusin saya hehhehee


Hal bodoh ketiga menurut blog tersebut adalah mencoba jalur Ring Road Dalam Samosir. Nah ini saya baru tau nih ada jalur ini. Padahal entah sudah berapa kali maen ke Samosir loh.


Jadi biasanya kalau dari Tuk-Tuk atau Tomok kalau mau ke Pangururan itu ya lewat jalur umum yang biasa dilalui orang. Jalur ini rutenya memutar, melintasi pinggiran danau. Jadi nggak heran kalau lewat jalur ini kita disuguhi pemandangan hutan di perbukitan di sisi kiri, dan danau di sisi kanan, tentunya juga rumah dan kebun/sawah penduduk lokal di sepanjang jalur. Jalur ini disebut jalur ring road luar.


Nah kalau jalur ring road dalam adalah jalur yang melintasi bukit dan hutan. Jalur ini sepi dan menurut cerita di blog tersebut jalannya masih banyak yang rusak. Jadi kalau lewat jalur ini musti mempersiapkan diri kalau misal kehabisan bensin, ban bocor, atau sepeda motor mogok.

rental sepeda motor di samosir
Si merah, sepeda motor rental yang menemani perjalanan gila saya di Samosir


Oke, saya memutuskan untuk mencoba jalur ring road dalam setelah urusan saya di Simanindo selesai. Cukup bodoh menurut saya, secara saya sendirian. Jujur ada rasa was-was. Gimana kalau jalannya itu rusak banget. Trus hutannya nyeremin. Gimana kalau tersesat. Atau gimana kalau ada yang berniat jahat di tengah jalan sementara saya hanya seorang diri.


Semua pikiran negative itu muncul, tapi toh nyatanya saya tetap melajukan sepeda motor yang saya rental itu ke arah Pangururan. Uedaaan, tolong jangan ditiru ya.


Memasuki Pangururan, entah berapa kali saya bertanya jalan menuju Ronggur Ni Huta, daerah yang akan saya lalui jika lewat jalur Ring Road dalam Samosir. Tiap ada persimpangan selalu saya tanya orang. Daripada nyasar, lebih baik bertanya, pikir saya.


Selain tanya jalan ke Ronggur Ni Huta, saya juga tanya jalan ke Tomok lewat Ronggur Ni Huta, jawabannya beda-beda euy. Ada yang bikin optimis, ada yang bikin nyali keder dan pengen putar arah, walau ujung-ujungnya tetap ke rencana awal.


Ada yang bilang jalannya payah, rusak, sepi, dan hutan-hutan. Ada yang bilang jalannya bagus dan aman. Apalagi memang setelah melewati Pangururan, jalannya menanjak, berbatu dan rusak. Duuh nyali sempat ciut dong. Tapi ya nekat aja lah, lanjot terosss…


Sekitar pukul 15.00 WIB saya menepikan sepeda motor dan mematikan mesinnya. Sebuah pemandangan indah berupa danau, perbukitan, dan kebun penduduk menyita mata saya. Ditambah lagi ada beberapa bangku kayu di tepi jalan, ya sudah lah, pas sekali untuk berhenti sejenak pikir saya. Sekedar duduk-duduk menikmati pemandangan.

jalur ring road dalam samosir
Ini aslinya pemandangannya kece badai gaes, cuma ya kemampuan memoto saya yang standar banget :D


Kalau saja kala itu tidak sendirian, kalau saja waktu itu masih pagi, dan kalau saja waktu itu mendung hitam tak bergelayut manja di langit, mungkin saya bakal lebih lama lagi duduk santai di tempat itu. Kelak jika lewat kesini lagi, saya ingin duduk disini lebih lama, apalagi jika sambil menyeruput kopi, pasti lebih maknyuus. Yess,,, tempat ini adalah spot favorit saya dalam perjalanan kali ini.


Melewati Danau Sidihoni yang terkenal dengan sebutan danau di atas danau, saya menemukan tempat favorit kedua saya. Sebuah gereja di sisi kiri jalan. Letaknya sedikit menanjak dan hanya ada satu bangunan gereja tersebut saja. Tidak ada bangunan lain. Halaman gereja ditumbuhi rerumputan hijau yang membuat saya merimajinasi menjadi anak kecil kembali dan berlari-larian di halaman rumput tersebut.


Beberapa saat saya duduk di atas sepeda motor, diam seorang diri sambil memandangi bangunan gereja tersebut. Dari mulai ngayal jadi anak kecil kembali, beranjak ngayal punya duit banyak dan punya villa pribadi yang suasananya nyaman seperti gereja tersebut.

gereja di samosir
Keliatan nggak sih bangunan gerejanya?


Oya, sedikit cerita lucu waktu saya di sekitaran Danau Sidihoni, saya bertanya ke seorang pemuda yang tengah mencuci mobil di depan rumah. Saya tanya tentang jalan ke Tomok, apakah bagus dan aman untuk dilewati. Sambil tertawa dia bilang jalannya bagus, tenang saja, kalau masih di area Samosir ini dijamin aman, katanya. Saya cuma menanggapi dengan nyengir aja, mungkin keliatan raut wajah khawatir saya kali yaaak :D

keliling samosir sendirian
Sempatin buat selfie dulu ah :)


Sepanjang jalan saya senyum-senyum sendiri mengingat kekhawatiran saya sebelumnya. Jalannya memang sudah bagus, mulus. Beda dengan yang diceritakan di blog yang saya baca. Beberapa kali ke Samosir memang saya lihat banyak pengerjaan jalan dan saluran air di berbagai lokasi. Jalanan mulus ring road dalam ini pun memang masih baru sekali, bahkan sebagian masih dalam tahap pengerjaan (Waktu saya melintas, awal November. Sekarang kemungkinan besar sudah selesai).

kondisi jalan ring road dalam samosir
Jalanan mulus gaes. Btw walau melintasi hutan gini, selama masih ada tiang listrik mah saya woles, artinya ada desa yang bakal saya lewati :)


Jalanan pun tak sesepi yang saya bayangkan. Karena walau banyak hutan dan pepohonan, jarak satu kampung dan kampung lainnya nggak jauh. Empat, lima kali tikungan dan hutan (ya sekitar 5-10 menitan lah), udah ketemu kampung lagi.

desa di samosir
Anjing dan kerbau di sisi jalan adalah pemandangan biasa di Samosir :)


Tapi sodara sodara, senyum-senyumnya saya berubah ketika langit semakin gelap, beberapa menit berkendara meninggalkan kampung terakhir yang saya temui, tak terlihat tanda-tanda ada kampung lagi. Pepohononan terlihat semakin lebat dan tinggi di sisi kiri-kanan jalan. Dan, yang semakin membuat raut wajah saya berubah adalah ketika melihat di ujung jalan sana aspal berakhir.
Kendaraan seketika saya hentikan. Celingak-celinguk sendirian sambil dilingkupi was-was. Mungkinkah setelah aspal berakhir di ujung sana jalanan berubah jadi berkerikil dan licin?!

kondisi jalan di samosir
Omegooot,, di ujung sana aspal berakhir!


Saya diam, menimbang-nimbang, antara melanjutkan perjalanan dan membuang jauh-jauh perasaan ngeri yang muncul ketika melihat rerimbunan pohon. Atau balik arah ke Pangururan dan kembali ke penginapan lewat jalan biasa.


Ketika sedang menimbang-nimbang itulah dari ujung tikungan terlihat seorang pria tengah berjalan. Entah dari mana saya kurang tau, tapi melihat pakaiannya sepertinya dari ladang atau sejenisnya. Saya menghidupkan sepeda motor dan melaju ke arahnya. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah menanyakan jalan ke Tomok.


Ternyata ketakutan saya terlalu berlebihan gaes, karena di balik tikungan itu jalanannya sudah aspal lagi. Kata pria tersebut saya hanya perlu mengikuti jalanan aspal itu saja, tak perlu hiraukan jika ada persimpangan, cukup ikuti jalan besar beraspal saja, bakal nyampe ntar ke Tomok.
Wokelaaah,,, saya pun melanjutkan perjalanan.


Hilangkah rasa was-was saya? Nggak seratus persen gaes. Karena yang saya lewati ternyata adalah Hutan Raya Samosir. Walau jalanannya relative bagus, tapi sunyiiiiik. Nggak saya sarankan untuk lewat sini sendiri, apalagi buat yang penakut atau suka mikir-mikir nggak jelas kayak saya hahahhaaa.


Langit yang mendung sore ini bikin perjalanan saya jadi makin dramatis. Seorang diri melewati jalanan sunyi. Sambil terus melajukan sepeda motor, saya sempatin lirik kiri-kanan. Cukup unik pepohonan di hutan raya ini. Sebelah kanan pepohonannya tipe-tipe yang tinggi menjulang, ramping, dan daunnya berwarna hijau muda. Jadi waktu ngeliatnya kesannya tuh agak cerah gitu dibanding pepohonan sebelah kanan.


Karena emang pepohonan sebelah kanan itu pohonnya cenderung lebih pendek, banyak cabang, dengan dedaunan rapat berwarna hijau gelap. Kesannya rimbun, gelap, dan agak ngeri liatnya kalau sendirian gini. Apalagi beberapa kali jalanan menikung ke kiri, jadi saat akan mencapai tikungan itu yang terlihat di depan mata adalah pepohonan rimbun dan gelap. Ngeri gaes,, ngeri. Terserah lah kalau dibilang lebai, Cuma sayanya jadi kepikiran film-film horor dan film yang settingnya di tengah hutan dan ada penjahatnya gitu hahhahaa.

trip to samosir
Jalannya sih bagus, tapi sepiiiiiii banget, jadi agak-agak gimana gitu melintasinya sendirian


Jujur saat melewati hutan raya ini saya sedikit mengutuk diri akan keputusan bodoh yang saya ambil. Kok ya berani-beranian mutusin buat lewat jalur Ring Roang Dalam Samosir sendirian. Walau nggak sedikit yang bilang jalanan aman dan kondisi jalannya bagus, tetep aja kalau sendirian lewat jalanan hutan begini seram juga.


Untungnya, sebelum pikiran saya semakin melayang kemana-mana, terlihat kendaraan pengaspal jalan dan beberapa pekerja, Alhamdulillah,, selamat,,selamat hahhahaa,, keliatan banget cemennya saya ya gaes. Ngakunya dulu sering naik gunung, camping, giliran ngelewatin jalanan sepi sendirian sekitar 20-30 menitan udah keder :D

wisata samosir
akhirnya ketemu perkampungan dan kendaraan pengaspal jalan


Setelah menemui perkampungan, jalanan mulai menurun, Danau Toba di bawah sana pun mulai terlihat. Melewati jalanan menurun disini musti ati-ati gaes, kalo nggak bisa nyungsep ke jurang hehehee,,, rem sepeda motornya juga musti berfungsi dengan baik. Kemarin saat saya lewat beberapa ruas jalan sedang diperbaiki.

view danau toba
View Danau Toba dari atas sini cakep guys, cuma ya itu tadi, kemampuan memoto saya standar :D


Selain bonus pemandangan perbukitan dan Danau Toba, jalanan menurun menuju Tomok ini juga ada spot air terjun di pinggir jalan. Lupa nama air terjunnya, cuma gampang banget dijumpai karena letaknya memang di pinggir jalan. Nggak terlalu besar sih debit airnya. Tapi ya lumayan lah percikkannya bikin muka seger lagi.

air terjun di samosir
Air terjun di pinggir jalan


Dari sini juga ada lokasi buat yang pengen nyoba terjun payung. Saya semangat dong pengen nyoba, etapi ternyata cuma lokasi startnya aja. Peralatan, perlengkapannnya ya bawa sendiri. Ealaaah, kirain emang ada yang sediain kita tinggal bayar gituh.


Akhirnya saya nyampe juga ke Tomok. Makan sebentar, kemudian lanjut ke tempat rental sepeda motor trus ke penginapan.


Bener kata blog yang saya baca itu, mencoba jalur Ring Road Lingkar Dalam Samosir memang merupakan hal gila. Khususnya kalau melakukannya sendirian. Karena kalau berdua atau rame-rame jatuhnya ya asik, secara sekarang jalannya udah bagus. Kalau dulu tantangannya di kondisi jalan, saya tantangannya adalah melawan ketakutan yang dihasilkan oleh pikiran saya sendiri.


Hal gila yang saya lakukan di Samosir, rasanya kalau diingat-ingat lucu juga. Apa jadinya kalau misal jalannya belum bagus dan saya musti melewati Hutan Raya Samosir sendirian dengan kondisi jalan yang jelek. Lha wong jalannya udah bagus gitu aja saya masih was-was.


Oke deh, sampe sini aja cerita saya tentang hal gila yang saya lakukan di Samosir. Kalian yang maen ke Samosir, boleh lah nyobain ring road dalam Samosir ini. Etapi kalau penakut seperti saya ya jangan sendirian, rame-rame lah biar bisa menikmati hijaunya pepohonan Hutan Raya Samosir :D


Kalian, apa hal gila yang pernah kalian lakukan di Samosir?!

WAH DELI SERDANG PUNYA MUSEUM DAERAH!

19.26 2
museum daerah deli serdang
Wah Deli Serdang punya Museum Daerah!

Wah Deli Serdang Punya Museum Daerah! : Hari Minggu lalu waktu lewat Lubuk Pakam saya nggak sengaja liat tulisan Museum Daerah Deli Serdang di seberang komplek kantor Bupati Deli Serdang. Saya penasaran dong jadinya. Cuma mau singgah nggak memungkinkan karena udah malam dan sayanya lagi lelah banget.


Hari Selasanya, bertepatan dengan libur imlek, saya ke Lubuk Pakam lagi karena suatu hal. Iseng lah singgah ke museum ini. Cuma sayangnya museumnya tutup, padahal pengen liat isinya. Entah karena hari libur atau karena kesananya udah kesorean, nggak tau juga sih.


Cuma karena waktu lewat ada banyak kendaraan parkir di sisi kanan bangunan jadi saya mutusin buat singgah. Kirain rame orang berkunjung ke museum, ternyata oh ternyata itu kendaraan banyak yang parkir disitu milik pengunjung kolam renang. Iya, tepat di belakang gedung museum ada Kolam Renang Deli Serdang.

museum daerah di deli serdang
Bagian samping, daeri depan keliatan banyak kendaraan di samping kirain pengunjung museum, rupanya pengunjung kolam renang :D

kolam renang deli serdang
Nah ini kolam renang Deli Serdang yang juga baru saya tau, kapan-kapan renang disini asik juga sepertinya.

Sama kayak Museum Daerah Deli Serdang, kolam renang ini juga hal baru yang baru aja saya tau keberadaannya. Entah sudah lama ada, entah memang baru dibangun/direnovasi makanya langsung menarik mata para pengendara. Yang jelas, saya baru tau ada Museum Daerah Deli Serdang dan lumayan tertarik pengen tau dalamnya. Cuma ya itu tadi, kebetulan udah tutup. Yowes lah, saya lanjut ke lokasi yang jadi tujuan saya datang ke Lubuk Pakam.


Baca juga : Museum Negeri Sumatera Utara


Menjelang malam urusan saya di Lubuk Pakam selesai. Awalnya berencana mau langsung balik ke Medan. Tapi tiba-tiba muncul ide buat main ke Museum Daerah Deli Serdang yang tadi sore sempat kami kunjungi sejenak. Kami? Eh iya, saya kesana nggak sendirian, tapi bareng seorang teman.


Btw ngapain malam-malam ke Museum Daerah Deli Serdang, kan udah tau kalau tutup?! Iya memang museumnya tutup, tapi di depan museum itu ada taman kecil yang kece menurut saya. Cocok untuk duduk-duduk sore atau malam gini.

taman museum deli serdang
Suasana malam hari, remang-remang. Aslinya nggak segelap ini sih, soalnya ada lampu-lampunya juga.


Pas sore waktu kesini kan banyak tuh pengunjung yang duduk-duduk di taman. Dari muda-mudi sampai keluarga yang bawa anak mereka. Nah waktu malam? ternyata sama sodara-sodara, masih ada beberapa pengunjung yang tampak asik duduk-duduk dan berselfie ria.

taman di museum daerah deli serdang
Nah ini suasana taman waktu sore kesini


taman cantik di lubuk pakam
Kalau ini suasana taman saat malam hari

Meski hanya taman kecil, tapi menurut saya keberadaannya cukup menarik perhatian dan mempermanis tampilan keseluruhan dari museum itu sendiri. Terbukti banyak yang duduk-duduk dan foto-foto di area museum dan taman ini.


Kalau tak salah hitung, ada 10 bangku di taman dengan lantai kotak-kotak hitam putih bak papan catur. Kesepuluh bangku tersebut semuanya ada yang duduki ketika kami sampai malam itu. Untungnya tak lama setelah kami sampai ada yang beranjak pergi, karuan saja saya bergegas di bangku sebelum diduduki pengunjung lain.

taman cantik museum daerah deli serdang
Kalian yang di sekitaran Lubuk Pakam, jalan-jalan sore ke taman di Museum Daerah Deli Serdang ini asik juga loh


Bersih dan nyaman. Itu kesan yang saya tangkap ketika duduk-duduk di bangku taman Museum Daerah Deli Serdang. Tampak juga beberapa pengunjung yang duduk di lantai di tengah taman. Mungkin karena terlihat bersih ya makanya santai aja duduk di lantai. Semoga aja ke depannya tetap bersih ya. Ada petugas rutin yang bersihin dan merawat tanaman. Pengunjungnya juga, semoga pada sadar kebersihan, nggak buang sampah sembarangan dan nggak merusak fasilitas yang udah disediakan gratis. Bukan apa-apa yei, seringnya kan gitu ya, udah disediain fasilitas eh dirusak.

taman kekinian di lubuk pakam
Bersih dan nyaman ya gaes 

Sama kayak tulisan “Museum Deli Serdang” di bagian depan taman (bukan yang nempel di bangunan museum). Huruf D di kata “Serdang” nya udah ilang. Entah rusak, lepas, atau ada yang nyuri. Kalau lepas atau rusak dengan sendirinya kok ya cepat banget, secara info yang saya dapat ini museum baru diresmikan 18 September 2018 kemarin. Kalau hilang/rusak dicuri orang ya sangat disayangkan, ayo dong kita jaga sama-sama fasilitas yang udah disediakan.

museum di deli serdang
Huruf D di kata "Serdang" nya udah ilang huhuhuuu,,,


Cukup lama kami duduk-duduk di taman di Museum Daerah Deli Serdang ini. Sambil ngobrol-ngobrol sambil meratiin tingkah pengunjung yang main ke taman ini juga. Cuma memang kalau malam main disini ada plus minusnya. Plusnya kan cuacanya lebih adem, minusnya karena so pasti ada nyamuk. Biasa lah, di taman terbuka gini biasanya memang ada nyamuk kan kalau malam. Cuma ini kalau emang niat banget kesini bisa lah disiasati dengan bawa lotion nyamuk.


Trus ada minusnya satu lagi. Etapi belum bisa dibilang minus juga sih karena saya belum buktiin. Jadi di bangku sebelah ada beberapa ibu muda yang juga bawa anaknya. Nah ini mereka mau pipis cuma udah ke bagian samping bangunan nyari toilet nggak nemu. Saya sih mikirnya belum nemu aja dimana letak toiletnya. Cuma kalau memang nggak ada, bisa lah jadi pertimbangan pihak museum
buat bangun tioletnya :)


Buat kalian yang melintas di Lubuk Pakam, khususnya di area Kantor Bupati Deli Serdang, bolehlah disempatkan mampir ke Museum Daerah Deli Serdang. Kalau misalnya tutup ya bisa duduk-duduk di tamannya seperti yang saya lakukan. Tamannya cakep, jadi bisa sekalian foto-foto buat diupload di sosmed ehheheee.

Baca juga : Mengenal Sejarah Karo di Museum Pusaka Karo

museum deli serdang
Buat lokasi foto-foto disini oke juga loh :)


Yang penting kudu diingat, jaga kebersihan dan jangan ngerusak fasilitas yang ada ya. Trus kalau datang sama gebetan, pacar, atau bahkan pasangan halal, nggak perlu lah ya pake acara mesra-mesra berlebihan, sewajarnya aja. Nggak enak dipandang ama pengunjung lain, apalagi kalau ada anak-anak :)


Buat yang emang pengen datang khusus berkunjung ke Museum Daerah Deli Serdang, nggak susah kok nemuin bangunan Museum Daerah Deli Serdang ini. Letaknya di pinggir jalan lintas, ada tulisan besar di bangunannya juga, jadi mudah dikenali. Kalau dari Medan bangunannya berada di sisi kiri, tepat di pinggir jalan. Di seberang Kantor Bupati Deli Serdang.

Kalian pernah ke Museum Daerah Deli Serdang? Gimana kesannya?!