MEDIA KOMUNIKASI ZAMAN DULU HINGGA SEKARANG

09.46
media komunikasi zaman dulu
Media komunikasi zaman dulu hingga sekarang (foto : bobo.id)


Media Komunikasi Zaman Dulu hingga Sekarang : Manusia tentu membutuhkan komunikasi untuk bisa berhubungan dengan yang lain. Perkembangan komunikasi dari masa ke masa tentu begitu banyak, termasuk dalam hal alat atau sarang komunikasi yang digunakan. Pastinya zaman dulu berbeda dengan model komunikasi zaman sekarang yang kebanyakan menggunakan teknologi canggih.


Sebelum teknologi hadir, manusia begitu cerdas untuk menggunakan media-media alam sebagai alat komunikasi. Eh iya, btw kalian tau nggak sih media alam apa aja yang dulu digunakan sebagai alat komunikasi? Nah untuk lebih mengenal perkembangan alat komunikasi dari zaman dulu hingga zaman modern seperti sekarang, berikut adalah ulasan singkatnya yang bisa untuk tambahan referensi kalian.

Alat untuk Komunikasi
Begitu pentingnya komunikasi, membuat manusia menciptakan alat untuk komunikasi yang terus mengalami banyak perkembangan seperti berikut :

1. Menggunakan media asap
Zaman dulu saat belum ada teknologi, manusia memanfaatkan asap untuk bisa memberikan informasi ke pada orang lain. Menurut sejarah, asap digunakan untuk alat komunikasi beberapa tahun sebelum masehi. Pada saat itu, asap merupakan bentuk komunikasi visual yang sangat membantu manusia berkomunikasi jarak jauh. Media komunikasi tertua tersebut digunakan oleh bangsa Cina sekitar 200 tahun sebelum masehi. Sedangkan suku Indiana juga menggunakan asap sebagai media komunikasi antar suku. Komunikasi dengan asap ini bersifat rahasia. Artinya tidak semua orang mampu membaca sebuah pesan yang coba disampaikan dari kepulan asap. Hal tersebut pun dimanfaatkan pada zaman perang karena efektif dan tidak bisa terbaca oleh lawan.


2. Menggunakan Suara
Untuk komunikasi sekarang, suara memang digunakan dalam percakapan di telephone. Namun pada zaman dulu bukan suara dari orang yang digunakan untuk berkomunikasi. Komunikasi zaman dulu mengandalkan suara dari sebuah alat yang bisa menghasilkan suara keras. Contohnya saja  lonceng yang dapat terdengar hingga jarak yang cukup jauh. Umumnya lonceng diletakkan di sebuah menara yang tinggi agar bisa bergema dan menghasilkan suara yang lebih keras. Lonceng ini juga yang digunakan oleh kaum Kristiani untuk menandakan waktu ibadah. Suara lonceng akan terdengar tiga kali setiap harinya. Berdasarkan sejarah, lonceng dibunyikan pada jam 6 pagi, jam 12 siang, dan jam 6 sore atau petang.


Selain lonceng, komunikasi berupa suara juga dengan memanfaatkan kentongan. Mungkin media komunikasi ini yang tidak terlalu asing bagi bangsa Indonesia di masa lalu. Dibuat dari bambu dengan lubang di tengah yang nanti dipukul untuk menghasilkan suara. Kentongan akan dipukul dengan ritme cepat sebagai tanda atau informasi bahwa ada sesuatu yang berbahaya yang sedang terjadi. Kentongan juga akan dipukul untuk mengumpulkan masyarakat. Untuk bunyi kentongan tidak terlalu baku, jadi setiap tempat bisa berbeda-beda. Kentongan menjadi salah satu media komunikasi yang cukup lama di tanah air. Sejak zaman kerajaan hingga setelah kemerdekaan pun masih ada yang menggunakan kentongan untuk berkomunikasi.

kentongan
kentongan, salah satu media komunikasi zaman dulu yang familiar bagi masyarakat Indonesia (foto : wikipedia.org)

3. Menggunakan burung merpati
Burung merpati menjadi andalan untuk dapat mengirim pesan rahasia ke sebuah tempat. Media komunikasi zaman dulu ini digunakan pada perang dan untuk mengirim pesan jarak jauh. Burung merpati merupakan salah satu media komunikasi yang paling efektif untuk berkomunikasi zaman dulu. Hewan bersayap ini memang digunakan manusia sebelum ditemukannya teknologi yang lebih canggih. Burung merpati ini pula yang digunakan untuk komunikasi pada masa perang, baik perang dunia I atau pun perang dunia II. Menurut beberapa sumber penggunaan burung merpati untuk media komunikasi, pertama kali dilakukan pada abad ke 12 yakni untuk pesan yang ingin disampaikan oleh Sultan Nur-ed-in yang berasal dari Aleppo.


4. Menggunakan surat
Surat mulai digunakan sebagai komunikasi dengan menggunakan sandi-sandi tertentu. Kode-kode pesan diketahui banyak digunakan untuk komunikasi bangsa barat. Sedangkan ada pula yang menggunakan huruf, namun bukan dalam bentuk alfabet seperti sekarang. Surat disampaikan dengan menulis menggunakan huruf-huruf yang berbeda-beda sesuai tempatnya bukan huruf pada umumnya. Seperti misalnya, menggunakan aksara Jawa yang mungkin diketahui lebih awal dari alfabet. Setiap tempat atau suku biasanya memiliki kode-kode tertentu dengan bentuk yang cukup unik. Kode atau huruf milik sebuah suku tersebut belum tentu bisa dibaca oleh suku lain. Maka dari itu pesan bisa disampaikan dengan aman dan rahasia.


Untuk menulis, zaman dulu belum menggunakan kertas atau pun pulpen tinta. Di tanah air, ada daun lontar yang menurut sejarah merupakan kertas ala zaman dulu. Daun lontar ini lah yang digunakan untuk berkirim pesan dari satu kerajaan ke kerajaan lain yang ada di Nusantara. Jenis daun ini sangat mudah untuk didapatkan pada zaman dulu. Maka dipilih lah daun lontar sebagai tempat menulis. Selain mudah, daun lontar juga memiliki karakteristik daun yang tidak mudah rusak untuk diukir sebuah tulisan. Pesannya bisa bertahan cukup lama pada daun lontar tersebut.


5. Surat modern
Selanjutnya, komunikasi masih menggunakan surat. Namun lebih modern karena surat yang digunakan menggunakan kertas. Tentu komunikasi seperti ini, ada setelah masa alfabet dikenal oleh banyak masyarakat. Sudah banyak orang yang mulai mengenal huruf dan bisa membaca. Tidak seperti zaman dulu yang mungkin masih terbatas jaraknya. Di zaman selanjutnya, berkirim surat bisa untuk ke luar pulau dan bahkan untuk berkomunikasi antar negara. Pada saat ini lah mulai muncul jasa pos atau layanan surat. Mulai banyak komunikasi yang bisa dilakukan dalam cakupan jarak yang cukup jauh.


6. Menggunakan telephone
Selain media surat, komunikasi juga dilakukan dengan menggunakan telephone. Setelah ditemukan teknologi ini, komunikasi menjadi semakin mudah. Setiap orang dapat melakukan panggilan ke orang lain yang jaraknya jauh. Di tanah air begitu populer telephone yang disediakan di tempat umum. Biasanya ada perbedaan biaya untuk berkomunikasi di dalam negeri dengan komunikasi ke luar negeri.


7. Komunikasi dengan telephone genggam
Telephone dengan kabel memang menjadi populer pada masanya. Namun mulai banyak ditinggalkan saat muncul penemuan baru yakni telephone tanpa kabel atau telephone genggam. Mulai saat ini lah, perkembangan komunikasi begitu pesat. Bahkan sekarang media komunikasi tersebut, juga bisa digunakan untuk keperluan lain seperti mencari informasi, untuk hiburan, hingga cari pinjaman uang non bank. Semua kecanggihan tersebut tidak terlepas dari kemajuan teknologi internet.


Telephone genggam menjelma menjadi smartphone yang dapat digunakan untuk berbagai hal. Banyak kebutuhan manusia yang bisa dibantu dengan adanya smartphone ini. Untuk yang mencari informasi kesehatan, kecantikan, hiburan, sampai keuangan seperti pinjaman uang cepat online. Cukup dengan melakukan pencarian di mesin pencari, berbagai informasi dapat ditemukan pada smartphone. Teknologi yang satu ini benar-benar berkembang dari yang awalnya hanya media komunikasi hingga menjadi lifestyle yang tidak bisa terlepas dari masyarakat modern.


Demikian beberapa media yang digunakan sebagai sarana komunikasi manusia. Setiap saat media komunikasi berkembang begitu cepat. Awalnya yang berupa pesan visual, kemudian pesan suara, pesan tulisan, hingga pesan secara langsung dari suara manusia berupa panggilan telephone dan video call.


Nah kalau menurut kalian, selain yang disebutkan di atas, adakah media komunikasi lainnya yang kalian ketahui? Share di kolom komentar ya :)

Paling semangat kalau diajak jalan-jalan, apalagi kalau gratisan. Gemar fotographi meski lebih gemar lagi bernarsis ria. Suka cappuccino tapi lebih sering nge-teh

Artikel Terkait

Previous
Next Post »