JIKA SUATU SAAT …

20.51
perempuan november
lokasi foto : pantai Gapang - Sabang

Jika Suatu Saat - Artikel : Seringkali, saat kita menghadapi kesulitan atau merasa dipersulit oleh seseorang, ada semacam bara yang meletup dalam dada. Bara yang jika tidak ditangani dengan baik akan merubah jadi energi negatif bernama dendam. Pikiran pun jadi aneh-aneh. Jadi berpikir, jika suatu saat kita berada di posisi orang tersebut (maksudnya berada di posisi ‘yang diperlukan’ oleh si orang yang mempersulit tersebut), kita akan membalas perbuatan orang yang mempersulit itu. Maksudnya sih agar orang tersebut tahu rasa dan jerah. Namun setelah dipikir-pikir, kalau kita melakukan seperti orang tersebut lakukan, bukankah kita sama saja dengan orang tersebut. Bukankah keburukan tidak harus dibalas dengan keburukan pula.

Penulis sendiri pernah mengalami hal tersebut. Namun, sebisa mungkin penulis tetap berpikir positif dan tak mendendam pada orang/instansi yang mempersulit penulis. Ada beberapa kalimat yang penulis tulis sendiri dan selalu penulis ingat kala tengah emosi karena merasa dipersulit oleh seseorang. Kalimat-kalimat tersebut tercipta dari pengamalan pribadi dan pemikiran penulis sendiri. Biasanya, setelah membaca tulisan ini, Alhamdulillah jadi lebih berkurang emosinya. Berikut kalimat tersebut, semoga bisa bermanfaat ya. Ingat, yang penting harus tetap sabar dan berpikir positif 

Jika Suatu Saat…

Jika suatu saat kau berada di posisi orang yang telah menyulitkanmu, satu hal yang harus kau ingat : jangan menyulitkan orang-orang yang berada di posisimu saat ini.

Jika suatu saat kau berada di posisi orang yang telah menaburkan benih kebaikan padamu, maka sebarlah lebih banyak kebaikan pada orang-orang di posisimu saat ini.

Jika suatu saat kau berada di posisi orang yang telah menyakitimu, maka ingatlah untuk tidak sekalipun menyakiti orang yang berada di posisimu saat ini.

Jika suatu saat kau berada di posisi orang yang telah membuatmu menangis, maka hadirkanlah lebih banyak tawa pada orang-orang yang berada di posisimu saat ini.

Jika suatu saat kau berkesempatan membalas orang yang telah menorehkan luka di hatimu, maka gunakanlah kesempatan itu untuk berbuat kebaikan dengan ketulusan hatimu.

Karena sesungguhnya segala luka dan tangis, tak perlu dibalas dengan nestapa. Karena hanya Tuhan yang berhak membalas segala laku hambanya. Karena sesakit apapun, mendendam tidak akan membuatmu lebih baik. Hanya perbuatan baik dan ketulusanlah yang membuat hatimu tenang.

Renungan, lantai 3 FBS, 03 Juni 2013

NB : Dimuat di Analisa, 03 Mei'15

Paling semangat kalau diajak jalan-jalan, apalagi kalau gratisan. Gemar fotographi meski lebih gemar lagi bernarsis ria. Suka cappuccino tapi lebih sering nge-teh

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
Gisa Astania
AUTHOR
15 Agustus 2015 20.47 delete

karena sesakit apapun, mendendam tidak akan membuatmu lebih baik~ dan memaafkan adalah sesuatu yang mengubah energi negatif menjadi energi yang luar biasa.

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
15 Agustus 2015 21.03 delete

iyaps.. benar sekali, memaafkan, walau tak mudah, namun efeknya in sha Allah sangat baik untuk kita ataupun orang yang kita maafkan :)

Reply
avatar
Choirul Huda
AUTHOR
19 Agustus 2015 21.51 delete

tertarik sama fotonya

sini sini mbak saya jagain biar ga jatoh :)

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
20 Agustus 2015 08.31 delete

haseeek ada yang jagain hehhehe..
fotonya nggak relevan ya mas sama isi postingannya :)

Reply
avatar