MY BLOG MY DIARY

00.20
Suka nulis di buku harian? Saya suka. Sejak duduk di kelas enam Sekolah Dasar, saya suka menuliskan segala hal dalam buku harian saya. Ketika di SMP dan mulai mengenal tradisi lempar telur dan tepung serta kasi kado saat ulang tahun (tradisinya nggak banget ya, kalau sekarang ditanya mau dilempar apa pas ulang tahun, saya jawabnya pasti bakal bilang lempar duit semilyar euro. Tapi ngelemparnya dalam bentuk cek, soalnya kalo dilempar semilyar euro dalam bentuk uang receh kan engap juga hehheee. Trus kadonya mau jodoh yang cakep luar dalam *hati, tampang, financial*), saya sering menghadiahi dan dihadiahi buku harian a.k.a diary (bukan diare ya, itu penyakit :P). Nggak cuma waktu ulang tahun aja, pas valentine kan kita tukar-tukaran kado, pasti deh buku harian di toko dekat sekolah banyak diserbu. Btw, ya amplop.. saat itu saya belum tahu kalau merayakan valentine itu bukanlah tradisi orang islam.


Singkat cerita, saya pun jadi punya banyak diary. Dari yang gambar sampulnya bunga-bunya, sampe yang gambar cewek-cowok terus tulisannya : just for you. Dari yang ukurannya kecil sampe yang besar. Dari yang pake kunci sampe yang bisa dibuka dengan bebas oleh siapa saja yang menemukannya. Sampai saya kuliah, saya masih punya diary, warna sampulnya hijau dengan motif bunga-bunga, sesuai warna kesukaan saya lah J



ini nih penampakan diary pas jaman kuliah :D

Sekarang, saya masih suka nulis diary, cuma udah nggak dibuku lagi. Trus dimana dong, masak di daun? Atau di hati abang itu? xixixii… ya nggak lah, saya nulisnya disini, di blog ini :D


Yaps… buat saya, blog itu sama seperti diary, tempat menulis hal-hal di hati yang ingin diluahkan. Makanya blog saya isinya campur-campur. Kebanyakan cerita pengalaman sehari-hari dan tulisan-tulisan galau tentang sebuah pencarian. Eittss… jangan langsung mikir pencarian jodoh ya, walaupun itu salah satunya :D


 Bedanya blog dengan diary adalah, semua orang bisa mengakses apa yang kita tulis. Trus, fungsinya juga lebih banyak dibanding sekedar diary yang ditulis di buku. Di blog, orang banyak memanfaatkan untuk membagi berbagai informasi yang ia miliki dari yang nggak penting sampai yang penting banget. Dari yang serius sampe yang sekedar buat lucu-lucuan. Dari promosi atau sekedar nunjukkin gengsi pribadi. Blog itu semacam website pribadi, apa nggak ngerti website? Hidup di taon berapa sih??? Hhmm.. oke deh, kalau dalam bentuk barang nyata di keseharian kita, blog bisa diibaratkan seperti majalah. Majalah pribadi. Jadi si pemiliknya bebas mau mengisinya dengan tulisan apa (selagi tidak menyalahi undang-undang).


Buat banyak orang, keuntungan nge-blog tak sekedar mengeluarkan uneg-uneg pribadi, tetapi lebih dari itu. Kita bahkan bisa mendulang uang dari nge-blog. Loh, kok bisa, gimana caranya? Ya bisa lah, kan blog juga bisa jadi sarana promosi, jadi kalau blog yang kita miliki itu famous, perusahaan dari berbagai produk pasti bakal tertarik buat beriklan di blog kita. Selain iklan, banyak juga loh diadain lomba blog. Hadiahnya macam-macam, dari yang sekedar pulsa, buku, sampe yang jutaan, siapa coba yang nggak pengen?


Saya sendiri kenal blog sebenarnya udah lama, sekitar tahun 2007. Udah beberapa kali juga buat blog, tapi berakhir mengenaskan. Penyebabnya macam-macam, dari yang lupa password, tergoda buat blog baru dengan konsep lain sehingga blog lama ditinggalkan, sampe perkara sok sibuk hingga nggak posting tulisan dalam waktu lama. Mempertahankan komitmen untuk memposting tulisan secara rutin itu nggak gampang meeen.


Sampai akhirnya pada suatu ketika (halahh.. kumat lebainya) saya ketemu sama komunitas anak blogger di kota Medan tercinta ini. Saya lupa tepatnya, tapi itu di awal tahun 2014 deh. Nama komunitasnya Blogger Medan Community atau biasa disingkat dengan BMC. Nah mulai saat itu lah saya tertarik buat blog lagi dan berlatih buat rutin posting di blog. Rencananya sih, kalau sudah bisa disiplin posting dan blognya sudah rapi, bakalan beli domain supaya alamat blognya jadi [dot]com, kan keren tuh. Nah, beli domainnya dimana? Gampanglah, banyak kok sekarang perusahaan web hosting, kualitasnya bagus-bagus, harganya juga terjangkau untuk blogger ecek-ecek seperti saya, Qwords salah satunya. Nggak percaya? Cek aja disini :)


Nge-blog itu buanyaaaak asiknya. Nah biar lebih tau dan langsung ngerasain, buruan deh buat blog dan rasakan sendiri manfaatnya (loh… kok jadi kayak sales obat nih ^_^)


selamat ulang tahun Blogger Medan, terus beraksi ya :)

#Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Semarak 2nd Anniversary Blogger Medan Community


Paling semangat kalau diajak jalan-jalan, apalagi kalau gratisan. Gemar fotographi meski lebih gemar lagi bernarsis ria. Suka cappuccino tapi lebih sering nge-teh

Artikel Terkait

Previous
Next Post »