KARENA CERDAS DUNIA MAYA BUTUH INTERNET CEPAT

16.06
internet cepat
Karena cerdas dunia maya butuh internet cepat

Karena Cerdas Dunia Maya Butuh Internet Cepat - Zaman sekarang ini, internet udah bukan hal baru lagi. Smartphone dan internet udah kayak kebutuhan primer. Rasanya ada yang kurang kalau si smartphone nggak ada dalam genggaman. Dan saat paket data habis sementara wifi nggak ada, galaunya ngalah-ngalahin di-PHP-in gebetan, ya nggak cin :D?!

Pokoknya sekarang itu yang penting ada sambungan internet, gitu deh intinya. Kalau nggak, bisa uring-uringan, syuuntuuuk, dan bisa berakhir dengan marah-marah nggak jelas. Ini bukan lebai loh. Tapi kenyataannya emang banyak yang gituh. Contohnya saya sendiri, kalau pas lagi stalking mantan terus sinyal ngadat, rasanya kesseeel abis. Jadinya bad mood, trus gebetan yang nggak tau apa-apa ngajak dinner langsung kenak semprot.

“Kamu masak lupa aku lagi diet, bisa-bisanya ngajak aku makan ayam bakar. Kamu mau aku gendut iya?! Nggak pengertian banget sih jadi cowok?!”

Okeh, saya akui kalimat di atas terlalu dibuat-buat. Bagian stalking mantannya emang bener, tapi bagian gebetan ngajak dinner itu drama, secara saya lagi nggak punya gebetan *nangis di pojokan*.

Tapi saya pernah suntuk nggak ketulungan pas lagi blogging trus sinyalnya ngumpet entah dimana. Rasanya pengen banting tuh hape padahal hapenya nggak salah.

Karena butuh internet cepat untuk blogging, saya sampai gonta ganti provider buat nyari tau mana yang jaringannya cepat dan stabil. Khususnya kalau di rumah. Secara di belakang rumah saya itu berbatasan langsung dengan tembok tinggi, ruko empat lantai yang memanjang melebihi lebar rumah kontrakkan kami. Dan sejak dua mingguan lalu, saya nyoba pakai Smartfren 4G. Sejauh ini sih lancar jaya.

Btw, ngomongin blogging. Ada yang pernah tanya, apa sih tujuan saya ngeblog. Kalau dulu jawabannya adalah sebagai diari, meluahkan apa yang tengah saya rasakan. Tapi sekarang tujuannya nambah, selain untuk menyalurkan hobi nulis, harapannya bisa membawa dampak positif ke pembaca. Tujuan ngeblog itu penting buat seorang blogger, supaya kita tau apa yang harus kita lakukan dengan blog kita. iya, tujuan blog itu sama pentingnya dengan tujuan pendidikan dan tujuan hidup *ealaaah… kok jadi belok ke pendidikan yaaak :D*

Jika tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia, maka gadget dan internet adalah sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan itu. Dengan adanya internet siapa saja bisa mengakses informasi. Pengetahuan-pengetahuan yang mungkin tidak akan didapat jika tidak mengecam pendidikan formal, kini bisa dicari di internet.

Dengan internet, dunia seolah dalam genggaman. Tak terbatas usia, internet bisa dinikmati siapa saja asal tersedia alat (handphone, PC) yang terhubung jaringan internet. Namun, di sisi lain, akses informasi yang tanpa batas juga membawa dampat negatif loh. Pornografi merebak, bahkan kelompok radikal sekarang menggaet pengikut baru lewat internet. Yang digaet biasanya anak-anak muda. Duuh suka serem kalau dipikir-pikir.

Sebagai blogger dan pegiat sosial media, saya sendiri pun harus terus belajar cerdas dan melek cara pemanfaatan internet untuk hal-hal positif. Secara di blog dan sosial media yang dilakukan orang adalah berbagi. Kalau yang kita bagi adalah hal-hal yang baik, mudah-mudahan dampaknya juga baik dan mencerdaskan pembaca.

Dimulai dari diri sendiri, saya menerapkan beberapa kebiasaan kecil saat blogging dan bersosmed ria. Mengajak teman-teman di lingkungan saya untuk ikut serta menerapkannya.


Nggak nge-share link berisi konten negatif

Sering banget kan di sosmed kita lihat orang membagikan link website yang isinya hal-hal negatif. Negatif yang dimaksud disini bukan hanya berita hoax, tapi juga hal negatif lainnya seperti pornografi, situs judi bola, dan situs radikal. Dengan menahan diri untuk tidak membuka dan membagikan link situs-situs tersebut, kita sudah turut serta mencegah orang-orang di sekitar kita terpapar dampak negatif internet.


No hate speech

Ini berlaku di sosmed ataupun di tiap postingan di blog saya. Saya paham, hidup nggak seideal pikiran masa kecil kita. Lagian saya juga sadar seratus persen, perbedaan tidak untuk digunjingkan, mengkritik tidak harus dengan mencaci kekurangan.

Postingan-postingan hate speech ini seringnya memicu perang komentar, sampai ada yang berujung saling blokir akun. Yang tadinya temen akrab jadi musuhan gara-gara postingan di sosmed. Oh no….



Konten positif

Biar dikata masih blogger labil dan postingannya masih menye-menye nggak jelas, tapi sebisa mungkin saya menghindari postingan yang memungkinkan memberi efek nggak baik buat pembaca. Konten-konten negatif yang bertebaran dimana-mana itu harus diimbangi dengan konten positif. Iya, sebagai blogger, kita harus ikut berperang. Masak iya kita udah punya senjata tapi nggak dimanfaatin.

Gadget, jaringan internet, dan blog/sosmed adalah senjata perangnya para blogger. Nah amunisinya adalah niat dan otak kita. Kalau niatnya baik, amunisinya adalah konten-konten positif hasil dari pemikiran kita. Kalau niatnya nggak baik, ya tau sendirilah amunisinya berupa apa :D

Blog, sosmed, dan internet layaknya pisau. Tinggal kitanya mau dipergunakan untuk apa, nusuk orang atau ngiris bawang :D kalau saya sih milih buat ngiris bawang, soalnya mau buat nasi goreng biar semua kenyang :D


Lapor!

Ingat kejadian grup pedofil di facebook yang berhasil diungkap oleh komunitas ibu-ibu yang beritanya ramai kemarin? Nah, kita juga bisa berperan serta seperti mereka. Kalau saya sih biasanya kalau ada akun-akun yang nggak jelas, saya laporkan. Misal di FB ada yang suka posting link porno, nah kita bisa laporin ke facebook-nya tuh. Begitu juga di akun sosmed lainnya. Lapor, lapor! Nggak tau caranya? Ntar di postingan lain saya kasi tau deh caranya.


Ikut komunitas
Tentunya komunitas berbasis dunia maya ya. Misalnya saya yang ikut komunitas Blog M, komunitas para blogger di Kota Medan. Disini kita nggak cuma berteman di dunia maya doang. Tapi juga kerap kopi darat.

Barusan juga diresmikan Smartfren Community di Medan. Jadi ini wadah untuk mereka yang punya loyalitas ke Smartfren. Karena Smartfren juga punya misi untuk mencerdaskan bangsa melalui internet, jadi saya pun nggak ragu untuk ikutan komunitas ini. Sejalan lah sama pemikiran saya selama ini.

4g terbaik
Peresmian secara simbolis Smartfren Community Medan

Ikutan komunitas ini cara saya meng-upgrade diri. Karena disini kita nggak cuma berbagi info cara agar postingan kita banyak dibaca orang doang, tapi gimana postingan tersebut berdampak positif ke pembaca.

Tahun 2016 lalu saya juga ikutan duta damai dunia maya angkatan pertama. Komunitas ini fokusnya lebih ke menyebarkan pesan-pesan positif di dunia maya agar netizen bisa lebih cerdas lagi dalam menyikapi berita-berita hoax.

internet cepat
Duta damai dunia maya angkatan pertama

Mencerdaskan pembaca itu sama aja dengan mencerdaskan bangsa loh. Dan untuk mencerdaskan bangsa kita perlu bergotongroyong, bareng-bareng, saling bersinergi. Makanya berkomunitas itu perlu menurut saya.



Sejauh ini masih itu sih yang saya lakukan. Masih jauh dari angan-angan mencerdaskan Indonesia. Tapi seenggaknya saya sudah mencoba dan memulainya. Ke depan, harapannya sih bisa terus menyebarkan hal-hal positif baik lewat blog maupun sosial media. Bisa mengajak lebih banyak lagi orang untuk cerdas bersosial media. Eh satu lagi ding harapannya, semoga dengan menggunakan provider Smartfren 4G 100% aktifitas blogging bisa terus lancar jaya. Secara apalah arti konten bagus kalau tak terposting gara-gara sinyal lemot ya kan :)

Kalian udah ngelakuin apa aja dengan blog kalian? Share dong!

Paling semangat kalau diajak jalan-jalan, apalagi kalau gratisan. Gemar fotographi meski lebih gemar lagi bernarsis ria. Suka cappuccino tapi lebih sering nge-teh

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Wina Silfanna
AUTHOR
28 April 2017 18.36 delete

bahkan dengan view dan komentar pun kita juga bisa ikut berkontribusi menaikkan engagement konten negatif -_-'

Reply
avatar