INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI

10.17
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Sunset di Pantai Lovina - Bali
Indahnya Sunset, Sunrise, dan Lumba-Lumba di Pantai Lovina - Bali - Wisata Indonesia : Bali, primadona pariwisata Indonesia ini tak hanya menawarkan wisata budaya. Bali juga populer karena pantai-pantainya yang eksotis seperti pantai Kuta, Sanur, Nusa Dua, atau pun pantai Suluban. Selain itu, ada satu pantai di Bali yang juga tak kalah menarik namun kurang begitu dikenal. Namanya pantai Lovina.

Pantai Lovina terletak di Buleleng, sekitar 9 Km dari kota Singaraja, atau sekitar 120 Km dari kota Denpasar. Kemungkinan besar karena jaraknya yang lumayan jauh dari Denpasar inilah yang menyebabkan pantai Lovina tak seramai pantai Kuta yang berada di ibukota. Namun, keindahannya patut untuk kita ketahui.

Untuk mencapai Lovina, dari Medan bisa menumpang pesawat ke Denpasar. Kemudian dilanjutkan dengan menumpang bus dari stasiun Ubung (Denpasar) ke terminal Sangket di Singaraja lalu dilanjutkan menumpang bus ke Banyuasri di Banyumelu. Dari sini kita harus kembali menumpang bus untuk sampai ke Pantai Lovina.

Pantai Lovina tak seperti pantai Sanur dan Kuta yang ideal untuk berjemur seperti yang biasa dilakukan turis mancanegara. Karakter air di Pantai Lovina adalah tenang, sehingga cocok untuk mengajak keluarga dan anak-anak untuk berenang di sini. Fasilitas di tempat ini pun terbilang lengkap dan terjangkau untuk wisatawan domestik. Ada banyak penginapan, kafe, money changer, tourist information service, dan toko cenderamata di sekitar Pantai Lovina.

Saya mengunjungi Pantai Lovina pada 14 Juli 2011 silam bersama 4 kawan lainnya yang semuanya adalah perempuan. Begitu menginjakkan kaki di Pantai Lovina, kami langsung disuguhi pemandangan sunset yang menawan. Kepenatan karena menempuh perjalanan Denpasar-Pantai Lovina pun lenyap seketika ketika menyaksikan mentari di garis laut dengan cahaya merah jingganya yang memesona. Kami pun menurunkan ransel dan terduduk di pasir pantai sambil takjub memandang fenomena alam yang luar biasa indah itu. Sejenak kami khidmat dalam syukur pada yang Maha Indah, Tuhan semesta alam.
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Sampai di Pantai Lovina, langsung turunkan carrier dan memandangi lautan.
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Indahnya sunset di Pantai Lovina - Bali
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Ngarepnya sih foto gaya ginian bareng abang itu, tapi berhubung kami cewek semua, ya begini lah jadinya fotonya :D
Hari mulai gelap, kami pun bangkit dan mencari lapak yang bagus untuk mendirikan tenda. Banyak penginapan di sekitaran Lovina. Namun karena ingin menjajal bermalam di tenda, kami pun mengabaikan penginapan-penginapan tersebut. Bermalam di tenda termasuk aman di sini. Tak ada yang mengusir ataupun usil. Jika semua daerah di Indonesia aman seperti ini, pastilah akan lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke Indonesia.

Pemandangan tengah malam tak kalah indah dari sunset di Lovina. Bulan bulat hampir penuh bertengger di atas pantai dengan cahaya memantul ke laut. Bintang bertebaran di langit yang cerah. Sungguh indah dan romantis. Saking terhanyut keindahannya, beberapa puisi romantis pun tercipta. Sungguh, ini bukan lebai, tapi kenyataan.

Daya tarik utama Pantai Lovina sebenarnya adalah atraksi lumba-lumba liar. Untuk dapat menyaksikan atraksi lumba-lumba tersebut, kami harus bangun pagi-pagi dan menumpang jukung (perahu kecil tradisional khas Bali) yang banyak berjejer di sepanjang Pantai Lovina. Satu jukung biasa diisi lima orang, empat orang wisatawan dan satu orang pengemudi. Sebelum berangkat wisatawan akan diminta untuk mengenakan jaket pelampung.

Biasanya, pada pukul 05.00 pagi jukung-jukung ini mulai bergerak ke laut untuk berburu lumba-lumba. Berburu di sini maksudnya bukan ditangkap loh, melainkan hanya untuk melihat aksi lumba-lumba liar melompat ke udara. Jika tertarik dengan wisata ini, disarankan untuk mem-booking jukung pada malam atau sore sebelumnya. Hal ini agar  ketika pagi kita tak perlu sibuk mencari jukung yang bisa mengakibatkan waktu terbuang atau malah tak kebagian jukung. Semakin lama jukung berangkat, semakin sulit menemukan lumba-lumba. Karena lumba-lumba berenang ke laut perairan dalam seiring hari yang beranjak siang. Jika jukung berangkat petang (sekitar pukul 05.00), tak akan sulit menemukan lumba-lumba karena ia masih berada di lokasi laut dangkal yang tak terlalu jauh dari pantai.

Jukung yang kami tumpangi melaju meninggalkan pantai. Beriringan dengan jukung-jukung lain yang juga berburu lumba-lumba. Rasanya seperti sedang konvoi saja. Semakin jauh bergerak, semakin terasa luas pandangan walau cahaya masih temaram. Di perjalanan berburu lumba-lumba inilah biasanya wisatawan akan melihat satu lagi pesona Pantai Lovina : sunrise. Ya, di Lovina kita tak hanya akan bertemu sunset, tetapi juga sunrise yang sulit dilupakan. Seperti yang kami saksikan. Langit jingga kemerahan dengan bola pijar yang tampak setengah lingkaran. Yuhuu.. sunrise..sunrise!!! kami berteriak-teriak heboh. Hanya satu kata : indah!
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Sunrise yang menjadi pesona lain Pantai Lovina Bali selain lumba-lumba
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Ini awalnya teman teriak minta difoto, jadinya malah siluet gini
Jukung terus melaju. Bapak pengemudi jukung bertanya kami mau teh atau kopi. Kami jawab teh. Ia pun menyuguhnya bersama pisang goreng. Kami menerimanya dengan senang walau mulai bertanya-tanya, kapan si lumba-lumba muncul.
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Main air sambil nunggu si lumba-lumba menunjukkan diri
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Kalau main ke pantai gini jangan lupa pakai kacamata guys, cahayanya menyilaukan mata soalnya :)
Menikmati segelas teh dan pisang goreng di atas jukung yang sedang melaju ternyata pun sungguh mengasikkan. Pemandangan yang super, laut luas tanpa batas, semburat jingga matahari pagi, perbukitan dengan hutannya yang hijau, dan tiba-tiba.. srrpp.. byurr!! Dua ekor lumba-lumba melompat ke udara, tepat di samping jukung kami. Percikkan airnya mengenai tubuh, tapi kami malah berteriak surprised dan girang. Alahaii.. nikmat benar nge-teh pagi itu.

Tak hanya kami, wisatawan lain pun berteriak girang tatkala lumba-lumba beraksi dengan lincah. Sayangnya kami hanya membawa kamera pocket, jadi tak bisa mengabadikannya.
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Para wisatawan yang juga menyaksikan atraksi lumba-lumba
Matahari beranjak naik. Puas berburu dan menyaksikan para lumba-lumba melompat indah di udara, jukung pun putar kemudi. Kembali menuju tempat start semula. Namun sebelumnya, pengemudi jukung mematikan mesinnya di antara jukung-jukung lain yang mengangkut para bule yang menggunakan pakaian renang, lengkap dengan kaki katak, kaca mata renang dan alat bantu pernapasan.

Rupanya, lokasi tersebut adalah Taman Laut yang menjadi snorkeling spot di Lovina. Kami pun melihat ke bawah. Jernih dan masih alami memang *ini kondisi tahun 2011, sekarang saya kurang tau apakah masih terjaga kejernihannya atau sudah tercemari*. Terlihat beraneka ragam tumbuhan dan hewan dengan berbagai bentuk di dasar air. Kami sedikit histeris senang saat melihat sesuatu berwarna orange berbentuk segi lima di dasar air. Bintang laut!! Rasanya ingin sekali nyebur dan ikutan snorkeling bersama para wisatawan asing itu. Namun karena ada agenda lain di Denpasar, kami pun harus segera bergegas dari Lovina.
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Jernihnya taman laut di Lovina
INDAHNYA SUNSET, SUNRISE, DAN LUMBA-LUMBA DI PANTAI LOVINA-BALI
Pantai Lovina di siang hari
Jika kalian berjalan-jalan ke Bali, tak ada salahnya singgah ke Lovina. Banyak yang ditawarkannya : sore dengan sunset, malam menikmati gemintang dengan cahaya bulan memantul ke laut (jika cuara cerah), pagi berburu lumba-lumba dengan bonus menyaksikan sunrise dan Taman Laut, atau snorkeling dengan laut yang terbilang masih alami. Indonesia, memang indah!

Paling semangat kalau diajak jalan-jalan, apalagi kalau gratisan. Gemar fotographi meski lebih gemar lagi bernarsis ria. Suka cappuccino tapi lebih sering nge-teh

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

16 komentar

Write komentar
1 Desember 2015 10.39 delete

Foto lumba lumbanya manaaa kakkk...hixhix pengen juga kesanaaa, nginap ditenda ya kan

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
1 Desember 2015 10.44 delete

itulah yang gagal kami abadikan fit.padahal banyak yang muncul lumba-lumbanya. tapi karena gerakan mereka cepat dan kameraku cuma kamera pocket biasa, ditambah lagi udah excited duluan liat lumba-lumbanya, jadi ya gak ada motret lumba-lumbanya.

iya, asik loh nginap di tenda hehehhee..

Reply
avatar
1 Desember 2015 11.14 delete

Aaaww.. lumba-lumba ! Foto-fotoku di Lovina ntah kemana.. hiks. Pingin lagi kesana :D.

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
1 Desember 2015 12.06 delete

wah.. sayang kali kak kalau sampai ilang foto-fotonya.

iya, diah juga pengen kesana lagi :)

Reply
avatar
Wina Silfanna
AUTHOR
1 Desember 2015 12.54 delete

Enak kalo bisa camping tanpa harus waswas :D

Reply
avatar
1 Desember 2015 18.33 delete

Dari dulu pingin ke Singaraja dan sekitarnya, tapi karena jaraknya jauh dari Denpasar ya masih sebatas rencana :(

Tarif naik jukungnya itu berapa mbak?

Reply
avatar
N. Firmansyah
AUTHOR
2 Desember 2015 10.41 delete

Kurang ekstri nih ombaknya. Nggak asik buat selancar :D

Kayaknya emang lebih enak buat tempat kemping ya. HEHE

Reply
avatar
2 Desember 2015 15.49 delete

saya blum pernah ke bali :D
lbh nyaman ya di lovina...

Reply
avatar
salaminzaghi
AUTHOR
3 Desember 2015 21.51 delete

btw, lumba-lumbanya mana XD
wahh boleh nih pantai lovina jadi refrensi saya kalo ke bali :D

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
7 Desember 2015 15.06 delete

iyaps,, keamanan adalah salah satu hal utama :)

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
7 Desember 2015 15.07 delete

tahun 2011 kemarin itu per orang kena 60 ribu mas. sekarang aku kurang tau berapaan :)

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
7 Desember 2015 15.08 delete

ombaknya memang tenang disini mas, nggak rekomen buat selancar :)

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
7 Desember 2015 15.09 delete

saya juga baru sekali itu ke Bali mbak :)

ya, alhamdulillah saat itu aman. semoga sampai saat ini juga masih aman

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
7 Desember 2015 15.10 delete

itulah yang tak berhasil saya abadikan di kamera heheee..

iya, cobalah sekali-kali ke Lovina kalau ke maen ke Bali :)

Reply
avatar
Eksa Studio
AUTHOR
17 Desember 2015 07.09 delete

Wah airnya jernih banget mbak :D
jadi ngiler pengen kesana..
kalau disekitar sini ada sudah pasti lengganan ane kunjungi. Huhuhu..

Reply
avatar
Diah Siregar
AUTHOR
19 Desember 2015 12.38 delete

waktu aku kesana airnya masih jernih mas. tapi kalau sekarang kurang tau juga. mudah-mudahan air di Pantai Lovina masih sejernih dulu :)

Reply
avatar